Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

IHSG Sempat Naik, Kemudian Turun Melemah

Market review IHSG pada Selasa 2 Februari 2021 ditutup negatif di level 6.043,841 dengan penurunan 23,704 poin.

BANJARMASINPOST.CO.ID/ACHMAD MAUDHODY
ILUSTRASI - Kegiatan analis dan investor pasar modal di BEI Banjarmasin, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memang fluktuatif. Dalam dua hari di awal Februari sempat terjadi kenaikan namun sehari kemudian terjadi penurunan. 

Kepala BEI Banjarmasin, Yuniar, mengatakan, Selasa (2/2/2021), pasar hari ini melemah tipis. Market review IHSG pada Selasa 2 Februari 2021 ditutup negatif di level 6.043,841 dengan penurunan 23,704 poin (0,39 persen). 

"Nilai transaksi mencapai Rp 17,79 triliun dengan volume perdagangan 24,34 miliar lembar. Hari ini investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp 543,03 miliar di keseluruhan pasar," jelasnya.

Sebanyak 247 saham naik, 234 saham turun dan 146 saham tidak ada perubahan harga. Sektor saham dengan penguatan terbesar yakni sector consumer goods naik 1,15 persen , sektor manufaktur naik 0,69 persen, dan sektor industri dasar naik 0,62 persen.

Perluas Akses Informasi bagi Milenial, BEI Resmikan Galeri Investasi ke-500

Tumbuh Ditengah Pandemi Covid-19, BEI Ungkap Sepuluh Rekor Baru Pasar Modal Indonesia di 2020

Saham yang ramai diperdagangkan adalah  ANTM turun Rp 180 (6,92 persen ) ke level Rp 2.420, BRIS turun Rp 190 (6,78 persen) ke level Rp 2.610, BBRI turun Rp 40 (0,90 persen) ke level Rp 4.360, BBCA turun Rp 100 (0,29 persen) ke level Rp 34.000, BBKP turun Rp 4 (0,85 persen) ke level Rp 464, BMRI turun Rp 225 (3,35 persen) ke level Rp 6.475, TINS turun Rp 140 (6,82 persen) ke level Rp 1.910, WSKT turun Rp 100 (6,66 persen) ke level Rp  1.400, PGAS naik Rp 15 (1,03 persen) ke level Rp 1.470, TLKM naik Rp 40 (1,23 persen) ke level Rp 3.270.

Sehari sebelumnya, Senin 1 Februari 2021 IHSG ditutup positif pada level 6.067,545 dengan kenaikan 205,193 poin (3,5%). Nilai transaksi mencapai Rp 24,072 triliun dengan volume perdagangan 22,19 miliar lembar. 

Hari ini investor asing mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp615,95 miliar di keseluruhan pasar. Sebanyak 350 saham naik, 163 saham turun dan 123 saham tidak ada perubahan harga.

Sektor saham dengan penguatan terbesar yakni sektor pertambangan naik 6,67 persen , sektor industri dasar naik 6,58 persen, dan sektor infrastruktur naik 4,96 persen.

Sharia Investment Week 2020, Wadah Edukasi Investor Berinvestasi Syariah

Investor Meningkat di Tengah Pandemi, Perusahaan Sekuritas di Banjarmasin Gencar Sosialisasi Online

Saham yang ramai diperdagangkan adalah ANTM naik Rp 380 (17,11 persen) ke level Rp 2.600, BRIS naik Rp 360 (14,75 persen) ke level Rp 2.800, BBRI naik Rp 220 (5,26 persen) ke level Rp 4.400, BMRI naik Rp 125 (1,90 persen)  ke level Rp 6.700, BBCA naik Rp 300 (0,88 persen) ke level Rp 34.100, TINS naik Rp 360 (21,30 persen) ke level Rp 2.050, WSKT naik Rp 85 (6,00 persen) ke level Rp 1.500, PGAS naik Rp 110 (8,17 persen) ke level Rp 1.455, BBKP naik Rp 8 (1,73 persen) ke level Rp 468, INCO naik Rp 750 (13,63 persen) ke level Rp 6.250. 

(Banjarmasinpost.co.id/Salmah Saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved