Berita Banjarbaru

Kepergok Berangkat Non Prosedural, Ternyata Calon Pekerja Migran Sudah Berkali-kali Diselamatkan

Lima perempuan Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan berhasil diselamatkan dari percaloan pekerja migran gelap di Bandar Udara Syamsuddin Noor

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/milna sari
Pekerja mIgran non prosedural yang kepergok saat akan berangkat melalui Bandara Syamsudin Noor. 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Lima perempuan Kabupaten Tapin Kalimantan Selatan berhasil diselamatkan dari percaloan pekerja migran gelap di Bandar Udara Syamsuddin Noor Banjarmasin di Banjarbaru.

Namun, seorang dari lima pekerja migran ini ternyata sudah berkali-kali ingin berangkat bekerja ke luar negeri secara non prosedural.

Kepala UPT Badan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI) Banjarbaru wilayah Kalselteng Amir Hakim Abdi Sihotang kepada Banjarmasinpost.co.id Selasa (2/2/2021) salah satu calon Pekerja Imigran Indonesia (PMI) non prosedural yang diselamatkan di bandara ada yang sudah empat kali terjaring oleh petugas.

"Iya sudah ada yang berkali-kali kita selamatkan dari calo yang mengajak bekerja ke luar negeri non prosedural, bahkan ada yang sudah empat kali kedapatan akan berangkat di bandara," jelas Amir.

Lewati Masa Karantina di Jakarta, Pekerja Migran dari Kuwait ini Kini Bisa Pulang ke Kandangan

Selesai Jalani Karantina di Jakarta, Siti Asiah, Pekerja Migran Dari Kuwait, Akhirnya Bisa Pulang

Semuanya rencananya akan bekerja di Uni Emirat Arab sebagai asisten rumah tangga.

Padahal saat ini untuk timur tengah masih moratorium tenaga kerja asing karena Pandemi Covid 19.

"Dari 150 negara penempatan PMI resminya baru 17 negara berdasarkan surat edaran menteri yang sudah buka penempatan," ujarnya.

Menjadi PMI prosedural atau legal, menurut, Amir cukup mudah, hanya prosesnya sedikit lebih lama.

Jeritan TKW Cantik Asal Indramayu, Ruri Sering Disiksa & 3 Tahun Tak Digaji, Pulang Nyawa Melayang

Namun saat ini masih tersedia kesempatan bekerja di luar negeri yakni di Jepang.

"Kini lebih mudah bagi mantan peserta magang di Jepang bisa kembali bekerja di Jepang dengan menghubungi mantan majikannya di sana, membuat visa di sana dan bisa langsung berangkat, prosesnya mudah dan tidak ada biaya karena majikannya yang membayarkan," jelasnya.
(Banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

  • Berita Terkait :#Berita Banjarbaru
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved