Breaking News:

Bank Kalsel

Sinergi Merah-Putih Bersama BUMN, Upaya Bank Kalsel Untuk Mendukung Pemulihan Ekonomi 

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, menilai pentingnya peranan semua pihak untuk mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki

Bank Kalsel
Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN -  Dinamika pandemi Covid-19 membuat kondisi perekonomian berbagai negara di dunia kian tertekan.

Proses vaksinasi yang sekarang dilaksanakan oleh pemerintah di berbagai negara dibayangi oleh varian baru virus Covid-19. 

Upaya pemulihan ekonomi harus tetap berdampingan dengan upaya menekan angka sebaran virus, mengingat kedua elemen tersebut tidak dapat terpisah satu sama lain dalam upaya stabilitas ekonomi. 

Dalam diskusi bersama Ikatan Alumni Universitas Indonesia atau ILUNI UI, Direktur Bank Dunia Mari Elka Pangestu mengatakan, krisis ekonomi karena pandemi Covid-19 tercatat menjadi yang paling parah sejak Perang Dunia II, dimana dampaknya bahkan bisa dirasakan sampai sepuluh tahun mendatang, khususnya bagi negara-negara berkembang. 

Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin, menilai dan menggarisbawahi pentingnya peranan semua pihak untuk mengoptimalkan setiap potensi yang dimiliki dalam upaya memulihkan ekonomi nasional. 

Bersama dengan Bank Kalsel, beliau menggerakkan sinergi ‘Merah - Putih’, sebagai bentuk inisiatif mendukung pemulihan ekonomi nasional. 

“Sinergi Merah - Putih adalah sebuah sinergi antara BUMN dengan BUMD, dalam hal ini dimulai oleh Bank Kalsel, dengan tujuan untuk mendorong pemulihan ekonomi tiap daerah yang akhirnya berdampak pada ekonomi nasional. Bank Kalsel telah mulai bersilaturahmi dengan Perum PPD, PT Taspen (Persero), PT. Krakatau Steel (Persero), dan PT Pos Indonesia (Persero),” tutur Agus. 

Sebagai salah satu penggerak ekonomi daerah yang juga memiliki jaringan ke seluruh daerah di Kalimantan Selatan, Bank Kalsel ingin mengajak berbagai BUMN untuk turut mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Kalimantan Selatan. 

Misalnya, Perum PPD yang mungkin bisa turut berperan dalam membangun jaringan transportasi di Kalsel atau PT Pos Indonesia yang mungkin bisa mengkombinasikan layanan jasa keuangan dan logistik di berbagai gerai Bank Kalsel maupun PT Pos Indonesia. 

Halaman
12
Penulis: Salmah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved