Breaking News:

Weekly Animal

WEEKLY ANIMAL - Buaya Viral Saat Banjir di Lokbaintan, Kondisinya Kini di BKSDA Kalsel

Buaya muara dievakuasi dari tempat pemiliknya yang dilanda bencana banjir di Lokbaintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, ke BKSDA Kalsel.

Penulis: Kristin Juli Saputri | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/KRISTIN JULI SAPUTRI
Kotak berisi buaya muara saat di Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan di Kota Banjarbaru, baru dievakuasi dari tempat pemiliknya yang dilanda bencana banjir, di Lokbaintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan pengevakuasian buaya sepanjang 3 meter dari perumahan warga di Desa Lokbaintan, Kecamatan Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pengevakuasian buaya muara berumur 3 tahun tersebut dilakukan oleh tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalimantan Selatan dibantu aparat kepolisian dari Ditreskrimsus Polda Kalsel.

Buaya muara ini menjadi viral usai dilaporkan oleh masyarakat setempat ke BKSDA Kalsel, kala daerah mereka sedang dilanda banjir beberapa pekan lalu.

Akibat ditinggal mengungsi oleh sang pemilik rumah, akhirnya buaya yang dianggap meresahkan warga itu diambil alih oleh tim kandang transit BKSDA Kalsel.

Pernyataan itu disebutkan oleh Dr Ir Mahrus Aryadi, MSc l, Kepala BKSDA kepada Banjarmasinpost.co.id.

WEEKLY ANIMALS - Warga Kabupaten Banjar Ini Merawat Naga Berjanggut Harga Jutaan Rupiah

WEEKLY ANIMAL - Serunya Menunggangi Kerbau Rawa di Benuaraya Kabupaten Tala

“Pada tanggal 19 Januari BKSDA Kalsel mendapatkan laporan tersebut kemudian kita tindaklanjuti sehingga pada 20 Januari ada 4 orang yang diturunkan ke lapangan, “ kata Mahrus Aryadi.

“Pada saat itu buaya ini viral sekali di media sosial dan kita evakuasi karena buaya dalam kurungan itu dikhawatirkan lepas dengan kondisi air banjir yang tinggi, “ sambungnya.

Dijelaskan oleh Mahrus Aryadi, faktor yang menghalangi si pemilik buaya tak membawanya ke pengungsian lantaran ukuran buaya yang teramat besar. 

Selain itu, secara hukum pun akan dikenakan sanksi terhadap masyarakat yang memelihara hewan dilindungi tanpa perizinan sesuai prosedur yang berlaku.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved