Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Dorong Budidaya Haruan di Pesantren, KPw BI Kalsel Sebut Haruan Pemicu Inflasi Kalsel

BI Kalsel Hebitren dan Kelompok Pembudidaya-Ikan Kecil (Pokdakan), membentuk kelompok inti dan plasma budidaya ikan haruan

Banjarmasinpost.co.id/nurholis huda
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) Amanlison Sembiring, (baju batik merah kombinasi hitam), menunjuk ke kolam budidaya ikan dan menjelaskan ke peserta pelaku usaha di Pondok Pesantren dalam sektor pengembangan ekonomi dalam hal budidaya haruan di Bumi Tangi Agro Edu Park, Landasan Ulin Tengah, Banjarbaru, Kamis (4/2/2021) 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebagai bagian dari dukungan terhadap pemulihan ekonomi, Bank Indonesia (BI) Kalsel memandang perlu dukungan terhadap kemandirian ekonomi pesantren, baik berupa pengembangan unit usaha baru maupun peningkatan kapasitas usaha dari pondok pesantren.

Salah satunya dengan membentuk Himpunan Ekonomi Pondok Pesantren (Hebitren) atau kelembagaan pesantren, korporatisasi di sektor bisnis. Dan pembentukkan kepengurusan Hebitren,  telah diresmikan pada bulan November 2020 silam.

Sebagai implementasi, atau tindak lanjut langkah nyatanya, BI Kalsel kemudian mendorong Himpunan Ekonomi Pondok Pesantren (Hebitren) dan Kelompok Pembudidaya-Ikan Kecil (Pokdakan), membentuk kelompok inti dan plasma budidaya ikan haruan di pesantren pesantren yang ada di Kalsel.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Selatan (KPw BI Kalsel) Amanlison Sembiring mengatakan, Kebetulan saat ini yang sudah melakukan bisnis ikan haruan ini Ponpes Wali Songo.

Pemulihan Ekonomi di 2021, KPw BI Kalsel Lanjutkan Stimulus Kebijakan Moneter

Majukan Ekonomi Pesantren, KPw BI Kalsel dan Hebitren Kembangkan Produk Ikan Gabus dan Patin

Dorong Pemulihan Ekonomi UMKM, KPw BI Kalsel Gelar Pelatihan Virtual

Mengapa ikan haruan, karena beberapa kali dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS), menjadi salah satu penyebab inflasi.

"Karena itu, dalam rangka mengembangkan ekonomi masyarakat melalui pondok pesantren, dan juga sekaligus dalam pengendalian inflasi, program pengembangan model seperti ini perlu kita dukung," kata  Amanlison Sembiring, Kamis (4/2/2021).

Nah, dalam kaitan Himpunan Ekonomi Pondok Pesantren (Hebitren) dan Kelompok Pembudidaya-Ikan Kecil (Pokdakan) ini, sambung Amanlison Sembiring, perlu dikumpulkan menjadi satu kekuatan yang lebih dan menuju satu sinergi agar saling keterhubungan dan sama-sama berkembang dan memajukan perekonomian di masing-masing pesantren. 

Disisi lainnya, pada kandungan haruan ini mempunyai kandungan albumin yang baik untuk dikonsumsi masyarakat Kalsel, Indonesia dan dan luar negeri. 

"Bahkan, bisa jadi Kalsel nanti menjadi ekportir bahan dari haruan yang mengandung banyak Albumin ini, dan dari kajian di Kalsel ini sangat potensial sebab areal Kalsel banyak kawasan rawanya," beber Amanlison Sembiring. 

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved