Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

Gapki Pusat Prediksikan Produksi Sawit Mencapai 49 Juta Ton di 2021

Produksi minyak kelapa sawit di Indonesia pada 2021 masih akan dipengaruhi pandemi Covid-19, sehingga tidak bisa meningkat signifikan.

Tangkapan layar saat Webinar
Ketua Umum Umum Gabungan Pengusaha Sawit (Gapki), Joko Supriyono, dalam webinar yang digelar INApalmoil bertema "Misleading Food Labeling Threaten Palm Oil Market”, Rabu (16/9/2020). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Potensi komoditi di sektor perkebunan sawit di Indonesia tetap diyakini punya peluang dan potensi yang bagus, meski dibayang-bayangi pengaruh Covid-19 yang belum berakhir. 

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Sawit ( GAPKI ), Joko Supriyono, memperkirakan pada 2021 masih akan dipengaruhi pandemi Covid-19. 

Sehingga, pada 2021 pada sektor sawit masih diperlukan pemulihan kembali atau recovery untuk bisa menopang lebih banyak lagi devisa negara dari sektor perkebunan sawit nasional. 

Dalam siaran persnya, Gapki Pusat memprediksi produksi minyak sawit Indonesia 2021 akan naik signifikan.

Polda Kalsel dan Gapki Sepakat Bekerjasama Cegah Karhutla

Kapolda Kalteng Irjen Dedi Prasetyo Ajak GAPKI Kalteng Antisipasi Kebakaran Lahan

Penyebabnya, pemeliharaan kebun yang lebih baik, cuaca yang mendukung dan harga yang menarik.

Diperkirakan, bakal mencapai 49 juta ton untuk Crude Palm Oile (CPO) dan 4,65 juta ton untuk (palm kernel oil).

Sementara itu, Direktur Eksektuf Gapki, Mukti Sardjono, dalam siaran persnya menyatakan produksi sawit yang meningkat itu berdasar banyak faktor yang akan mendukung kinerja CPO tahun ini. 

"Karena, di antaranya cuaca yang mendukung, pemeliharaan kebun yang baik, serta harga CPO yang menarik. Selain itu, konsumsi di dalam negeri juga terjaga. Komitmen pemerintah untuk melanjutkan program B30, konsumsi biodiesel diperkirakan sebesar 9,2 juta kilo liter yang setara dengan 8 juta ton minyak sawit," kata dia dalam siaran persnya, Kamis (4/2/2021).

Harga CPO Anjlok, Gapki Kalsel: Dipengaruhi Harga Nasional dan Global

Pandemi Covid-19, Gapki Kalsel Optimis Sawit Bertahan

Ekspor CPO pun, dinilai cukup prospektif. Namun, permintaa tergantung dari penanangan Covid-19, terutama di negara-negara tujuan Ekspor CPO

Halaman
12
Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved