Berita HSU

Jembatan Putus, Warga di Haur Gading Kabupaten HSU Terpaksa Tempuh Jalur Lebih Jauh

Warga Desa Pulantani dan Desa Haur Gading, Kabupaten HSU, harus ke jembatan lain berjarak 700 meter untuk ke bagian lain di seberang Sungai Tabalong.

Penulis: Reni Kurnia Wati | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Jembatan lain, berjarak 700 meter dari jembatan putus, masih bisa dilintasi warga Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (3/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI – Sebuah jembatan putus akibat hantaman sampah yang hanyut, terjadi di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

Jembatan itu menghubungkan antara Desa Pulantani dan Desa Haur Gading. Terpaksa, warga menggunakan jembatan lainnya yang berjarak sekitar 700 meter dari titik jembatan yang putus. 

Kepala Desa Pulantani, Ibnu Attaillah, mengatakan, warga setempat masih berharap ada jembatan pengganti di atas Sungai Tabalong ini untuk memudahkan mobilitas.

VIDEO Jembatan Putus Akibat Tertabrak Sampah di Pulantani Kabupaten HSU

Jembatan Kayu Masih Diperlukan Warga Haur Gading Kabupaten HSU

Jembatan Bajang HSU Direhab dengan Batang Kelapa, Camat Sebut Usul ke Pemprov Berkali-kali

Sebelum putus, sebutnya, jembatan gantung itu pernah 3 kali rusak. Namun karena tidak begitu parah, sehingga bisa diperbaiki lagi.

Namun kali ini, karena benar-benar terputus, pilihan yang ada hanyalah melakukan pergantian dengan jembatan baru.

“Jembatan ini sempat menjadi jembatan paling baik. Tapi karena usianya sudah sangat tua, sehingga memang cocok untuk diperbaiiki dengan mengganti yang baru,” ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.co.id/Reni Kurniawati)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved