Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Pelaku Percobaan Pembunuhan Terhadap Remaja di Seruyan Terancam Hukuman Seumur Hidup

Pelaku pemerkosaan disertai kekerasan ditangkap anggota Polres Seruyan di Desa Sedawak, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalbar.

POLRES SERUYAN UNTUK BPOST GROUP
AKBP Bayu Wicaksono, Kapolres Serutan, Kalimanten Tengah. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, SERUYAN - Kasus pencurian disertai dengan Pemerkosaan dan percobaan melakukan pembunuhan yang terjadi di Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, terus di proses penyidik kepolisian setempat.

Kasus pencurian dilakukan tersangka AR (42) yang berlanjut pada pemerkosaan, tindak kekerasan hingga akan membunuh korbannya yang masih remaja, yaitu ZN (19).

Kepala Polres Seruyan, AKBP Bayu Wicaksono, didampingi Kabagops AKP Sri Mulyono, dan Kasatreskrim, Iptu Irfan M  N Alireja, mengatakan, tersangka telah diamankan dan menjalani proses pemeriksaan.

"Pelaku iamankan di Polres Seruyan. Kami masih melakukan proses hukum terhadapnya," ujarnya, Kamis (4/2/2021).

Bupati Seruyan Minta pada Wagub Kalteng agar Jalan ke Pelabuhan Segintung Diperbaiki

ASN Sampit Ditangkap di Kantor Jasa Travel, Akan Kirim Sabu ke Seruyan Kalteng

Kronologi kejadian, pelaku datang ke rumah korban berpura-pura mengaku sebagai manajer perkebunan kelapa kelapa sawit di Desa Pematang Limau, Kecamatan Seruyan Hilir, sekitar Okotber 2020.

Kemudian, pelaku memperkosa korban, menganiaya dan kemudian mmembawa kabur barang milik korban.

Polisi yang mendapat laporan, sejak itu mencari pelaku. Hingga akhirnya diketahui tempat pelarian buronan ini.

Dia ditangkap anggota Unit Resmob Satreskrim Polres Seruyan, Minggu 31 Januari 2021 sekitar pukul 19.00 WIB di Desa Sedawak, Kecamatan Marau, Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat ( Kalbar ).

Rencana Pemekaran Provinsi Kotawaringin, Bupati Seruyan Senang Ibu Kota di Kecamatan Hanau

"Tersangka diancam Pasal 285 KUHP dan atau Pasal 365 Ayat (1) KUHP dan Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 53 Ayat (1) KUHPidana, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 12 tahun atau hukuman seumur hidup," sebut Kapolres.

(Banjarmsinpost.co.id/Faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved