Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Berkas Kasus Pembunuhan Korban Nur Fitri Dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Sampit

Proses hukum kasus pembunuhan korban Nur Fitri (24) di Sampit Kotim kini memasuki tahapan pemberkasan penuntutan jaksa

Polres Kotim
Penyidik Polres Kotim saat menyerahkan berkas perkara kasus pembunuhan korban Nur Fitri kepada Jaksa Kejari Sampit. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Proses hukum terhadap korban pembunuhan Nur Fitri (24) yang ditemukan tewas tergeletak di tepi Jalan Pramuka, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang,Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur ( Kotim) , Kalimantan Tengah (Kalteng) Sabtu (14/10/2017) lalu, Jumat (5/2/2021) memasuki tahapan pemberkasan penuntutan.

Penyidikan yang dilakukan Satuan Reskrim Polres Kotim sudah selesai sehingga berkasnya dilimpahkan kepada pihak Kejaksaan Negeri Sampit untuk pemberkasan penuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) sebelum dipersidangkan di Pengadilan negeri setempat.

Satuan Reskrim Polres Kotim jajaran telah melimpahkan Penanganan Penyidikan Perkara Pembunuhan kasus Nur Fitri kepada Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Sampit untuk proses hukum sebelum masuk ke pengadilan.

Kampung Pengayuan Lianganggang Banjarbaru Masih Digenangi Banjir, Warga Terpaksa Cari Kontrakan

Ini Catatan Penting Habib Aboe Bakar Pasca Komisi III DPR RI Raker dengan Polda dan Kejati Kalsel

Dalami Insiden Longsor Tambang Manual di Tanbu, Kapolda Kalsel : Tersangka Kemungkinan Bertambah

Penanganan kasus penemuan mayat wanita muda di Jalan Pramuka kilometer 3 bernama Nurfitri , terus berjalan, serangkaian proses penyidikan dilaksanakan Satuan Reskrim Polres Kotim, dan telah dinyatakan lengkap (P-21) tertanggal 21 Januari 2021 lalu, kewajiban penyidik selanjutnya melimpahkan tersangka dan barang bukti kepada Jaksa Penuntut Umum.

Penyidik Polres Kotim, juga melimpahkan tersangka BHT alias ACN yang didampingi Kuasa hukumnya kepada Kejaksaan Negeri Kotim beserta barang bukti yang telah disita, diterima oleh Pintar Simbolon, sebagai Jaksa Penuntut Umum yang menangani perkara tersebut.

Setelah Pelimpahan tersangka dan barangbukti, maka untuk Penyidikan Perkara Pembunuhan terhadap Korban Nurfitri (Alm) yang diduga dilakukan oleh Tersangka inisial BHT alias ACN sudah memasuki tahap penuntutan yang menjadi kewenangan Jaksa Penuntut Umum, kedepannya Tersangka inisial BHT alias ACN akan dituntut dalam proses persidangan di Pengadilan Negeri Sampit, dan sementara dalam proses penuntutan tersangka berubah statusnya menjadi tahanan Kejaksaan.

Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, melalui Kasat Reskrim Polres Kotim, AKP. Zaldy Kurniawan manyatakan, setelah penyidikan dinyatakan lengkap (P-21) maka Kewajiban penyidik melimpahkan penanganan perkara kepada Jaksa Penuntut Umum.

"Agar dapat segera disidangkan, supaya kedepannya dengan apa yang telah disangkakan segera memiliki kekuatan hukum yang tetap” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved