Breaking News:

Berita Kalteng

Tiga Dosen Senior Masuki Masa Pensiun, IAIN Palangkaraya Masih Memerlukan Doktor

Dalam tahun 2021 ini akan ada tiga dosen bergelar doktor di IAIN Palangkaraya yang akan memasuki masa pensiun

banjarmasinpost.co.id/faturahman
Pintu Gerbang Kampus Institut Agama Islam Negri (IAIN) Palangkaraya di Jalan George Obos Palangkaraya. 

Editor : Hari Widodo
 
BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -  Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palangkaraya, Kalimantan Tengah, terus berupaya meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) tenaga pengajarnya khususnya dosen dengan gelar Doktor seiring regenerasi dosen di perguruan tinggi tersebut.

Dalam tahun 2021 ini setidaknya akan ada tiga dosen senior bergelar doktor yang merupakan pakar dalam bidangnya masing-masing yang akan memasuki masa pensiun, sehingga pengelola kampus terus berupaya menyiapkan SDM Doktor yang handal sebagai penggantinya.

Setidaknya, ada tiga dosen bergelar Doktor merupakan dosen senior Institut Agama Islam Negeri (IAIN) setempat yang akan memasuki masa purna tugas yakni Dr. H. Ahmad Syar’i, M.Pd (Mantan Kepala STAIN),  Dr. H. Abubakar. HM, M.Ag (Mantan Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Palangkaraya) dan Dr. St. Rahmah, M.Si (Dosen Senior Fakultas Syariah) yang saat ini memasuki masa pensiun.

Berkurangnya, dosen senior yang memasuki masa pensiun tersebut juga menjadi perhatian, Sapuadi salah seorang dosen IAIN Palangkaraya , Jumat (5/2/2021).

VIDEO Indonesia Siaga Virus Corona, Rektor IAIN Palangkaraya: Lakukan Cuci Tangan Seperti Berwudhu

Hindari Virus Corona, Rektor IAIN Palangkaraya Minta Warga Tidak Bersikap Berlebihan

Ia  mengaku sangat kehilangan tiga dosen senior tersebut.“Mereka merupakan dosen senior yang saat ini memasuki masa pensiun," ujarnya.

Bahkan sebut dia,  Dr. H. Abubakar sudah pensiun terhitung mulai 1 Januari 2021 lalu.

"Bapak Abubakar yang paling dekat waktunya untuk pensiun, selanjutnya, Dr. H. Ahmad Syar’i, M.Pd  yang akan pensiun , 1 April 2021 mendatang yang kemungkinan besar juga akan mengusulkan pensiun (BUP) karena bakarnya sudah diajukan. 

Sedangkan , Dr. St Rahmah, masih beberapa bulan lagi yakni 1 Agustus 2021 mendatang.

"Tentu kami  merasa sangat kehilangan Sumber Daya Manusia, yang handal seperti mereka, karena sudah mengabdi cukup lama dan selama ini memang mengusai dibidangnya selama mengajar di IAIN Palangkaraya," ujarnya.

Dia mencontohkan, Dr. H Ahmad Syar’i dikenal mahasiswa dan warga kampus sebagai Dosen yang ahli dalam bidang Filsafat Pendidikan.

"Terus terang saja, saya belum pernah melihat dosen muda yang bisa menggantikan beliau saat ini," ujar Sapuadi yang adalah mantan mahasiswanya ini.

Begitu sebut dia, dengan Dr. Abubakar yang memang pakar mengkaji Sejarah Peradaban Islam dan Dr. St. Rahmah yang ahli dalam ushul Fiqh.

Kuota Mahasiswa Baru Dibatasi, Seleksi Masuk IAIN Palangkaraya Makin Ketat

"Tiga orang dosen senior ini kalau dilihat dari kemampuan memang sangat dibutuhkan. Saya berharap walaupun pensiun ketiga doktor ini bisa tetap memberikan ilmu dan pengetahuan dengan cara tetap meluangkan waktunya untuk mengajar di kampus ini," ujarnya.

Kepemimpinan IAIN Palangkaraya saat ini dipegang Rektor Dr. H. Khairil Anwar, M.Ag dan melalui Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Dr. Hj. Hamdanah, M/Ag, tentunya,  sudah melakukan langkah antisipasi dengan menyiapkan doktor-doktor baru yang sesuai dengan bidang dari tiga dosen senior yang akan purna tugas. (banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved