Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Hidup Dibawah Tenda Terpal, Pengungsi Longsor Gunung Keramaian Tala Bikin Terenyuh

Hidup dibawah Pondokan darurat di kebun karet, para pengungsi longsor Gunung Keramaian Tanahlaut memantik empati berbagai pihak

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Kesahajaan kehidupan puluhan kepala keluarga (KK) warga Desa Panggungbaru, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanahlaut (Tala), Kalimantan Selatan (Kalsel), yang menghuni pondokan darurat di kebun karet memantik empati berbagai pihak.

Kunjungan dan bantuan pun disalurkan kepada mereka yang kini terpaksa mengungsi karena waswas terjadi longsoran susulan Gunung Keramaian tersebut.

Terkini, bantuan diberikan oleh  Penyuluh Agama Kementerian Agama Tala, Kamis sore kemarin.

"Ada sedikit bantuan telah saya salurkan kepada mereka. Insha Allah kami akan mengupayakan lagi untuk menyalurkan bantuan kembali," ucap Marliana, koordinator Penyuluh Agama Kecamatan Pelaihari, Jumat (5/2/2021).

Ia menuturkan kondisi kehidupan puluhan KK warga Panggungbaru yang mengungsi cukup memprihatinkan.

Pondokan yang dihuni umumnya cuma terbalut terpal, fasilitas air bersih minim, termasuk fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK).

Marliana bersama Ketua Gerakan Organisasi Wanita (GOW) Tala Yati Oktaviana mengunjungi mereka, Kamis sore kemarin. Kedatangan keduanya disambut antusias para pengungsi.

Bantuan juga langsung diserahkan, mulai dari bahan pangan, obat-obatan ringan, perlengkapan mandi, hingga perlengkapan perempuan. 

Marliana juga mendata kebutuhan-kebutuhan lainnya yang diperlukan para pengungsi. Seperti beras dan bumbu-bumbu masak lainnya.

Yati Oktaviana mengaku sangat terenyuh setelah melihat dari dekat kondisi kehidupan para pengungsi yang menempati area kebun karet. 

"Air bersih dan fasilitas sanitasi (MCK) sangat minim. Segera saya sampaikan kepada Wabup Tala semoga dapat segera ditindaklanjuti," ucap Yati yang juga istri Wabup Tala ini.

Ungkapan terima kasih pun mengalir dari mulut para pengungsi. "Terima kasih banyak atas perhatian dan bantuannya," ucap Salamah, salah satu warga RT 5 yang mengungsi di kebun karet. (Banjarmasinpost.co.id/idda royani)

Penulis: Idda Royani
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved