Breaking News:

Rumah Disabilitas Banjarbaru

VIDEO Melihat Kompleks Tukang Pijat di Rumah Disabilitas Banjarbaru

Rumah disabilitas Banjarbaru mayoritas penghuninya adalah berprofesi sebagai tukang pijat.

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kota Banjarbaru memiliki banyak kawasan perkampungan unik berkarakter. Termasuk salah satunya rumah disabilitas yang mayoritasnya berprofesi sebagai tukang pijat.

Hampir di setiap rumah di kompleks perumahan ini terpasang tulisan terima pijat. Mulai dari pihak refleksi, tradisional hingga shiatshu.

Tampak dari tepi Jalan Trikora lokasi kompleks ini juga dipajang terima pijat. Sudah sejak sebelum direlokasi ke kompleks perumahan ini, disabilitas yang tinggal di kompleks ini berprofesi sebagai tukang pijat.

Para disabilitas yang mayoritas dari penyandang tunanetra ini memiliki keahlian pijat sebagai mata pencaharian.

Salah satu warga yang tinggal di sana, Santuso yang juga ketua Persatuan Tunanetra Indonesia (Pertuni) cabang Kota Banjarbaru Jumat (5/2/2021) mengatakan memang mayoritas keluarga di kompleks rumah disabilitas berprofesi sebagai tukang pijat.

"Memang kerjaannya itu yang bisa diusahakan," ujarnya.

Pengunjung yang ingin dipijat ungkapnya biasanya datang dari kawasan Banjarbaru.

"Kalau daerah lain masih kurang," tambahnya.

Total keluarga yang tinggal di kompleks itu ada sekitar 20 kepala keluarga. Kompleks di Jalan Trikora, Kelurahan Guntung Manggis, Kecamatan Landasan Ulin tersebut sebenarnya memiliki ada 14 buah rumah untum ditinggali. (banjarmasinpost.co.id /Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved