Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Asyik Menghisap Sabu di Rumahnya, Petani Asal Kotim Pasrah Ditangkap Polisi

Petani asal Kotim kini mendekam di penjara Polsek Cempaga, akibat perbuatannya menggunakan narkoba jenis sabu

banjarmasinpost.co.id/fathurahman
Barang bukti sabu yang diamankan polisi polsek cempaga 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, SAMPIT - Yuliansyah (44) seorang petani atau pekebun asal Desa Luwuk Ranggan RT.05 RW.03 Kecamatan Cempaga Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, mendekam di penjara atas perbuatannya menggunakan narkoba.

Yuli panggilan akrab pria warga Desa Luwuk Ranggan ini ditangkap ketika sedang menggunakan narkoba di rumahnya oleh petugas dari Polsek Cempaga.

Sebelumnya petugs mendapat informasi, ada salah seorang warga sering menggunakan narkoba.

Kapolsek Cempaga Iptu Dwi Susanto, mewakili Kapolres Kotim AKBP Abdoel Harris Jakin, membenarkan kejadian penangkapan tersebut.

Pengunjung Wisata Patung Ikan Jelawat di Sampit Kotim Ramai, Disayangkan Banyak Abaikan Prokes

Uang Rp 10 M Ditolak Aurel Gegara Atta Halilintar, Putri Krisdayanti Dilarang Adegan Mesra di Film

"Saat ini kami masih melakukan proses hukum terhadap tersangka," ujarnya, Minggu (7/2/2021).

Selain mengamankan pelaku, polisi juga mengamankan barang bukti diantaranya, satu bungkus plastik klip kecil berisikan butiran sabu, satu buah notebook van art warna cokelat, dua hiah telepon selular dan alat hisap sabu yang saat ini juga diamankan polisi .

Keterangan Kapolsek, saat itu anggotanya, melaksanakan patroli di Cempaga mendapatkan informasi adanya seseorang yang sedang menggunakan narkotika jenis sabu.

MEDIA ASING HEBOH, Soroti Banjir Berwarna Merah Darah di Pekalongan, Terungkap Penyebabnya

"Petugas kami kemudian melakukan pengecekan serta pemeriksaan di sebuah rumah dan mendapatkan tersangka yang sedang duduk bermain ponsel," ujarnya.

Ketua RW.03 Ajahar Yusuf, ikut dalam penggeledahan di dalam rumah tersangka tersebut.

Bukan hanya itu, pihaknya juga menemukan satu set alat hisap sabu yang disimpan di dalam tempat Kanebo Merk Pro Clean warna putih transparan yang diakui adalah milik tersangka.

Barang bukti dan tersangka diamankan dan dibawa ke Polsek Cempaga untuk dilakukan proses lanjut.

"Dia terancam Pasal 112 ayat 1 Undang Undang Republik Indonesia Nomor 35 tahun 2009 tentangNarkotika," ujarnya.

banjarmasinpost.co.id/faturahman

Penulis: Fathurahman
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved