Breaking News:

Air Terjun Janda Beranak Tiga

Sejarah Nama Objek Wisata Air Terjun Janda Beranak Tiga di Kabupaten Banjar

Nama Air Terjun Janda Beranak Tiga di Desa Kiram Kabupaten Banjar diambil dari kisah pelarian seorang ibu bernak tiga pada masa pasca Kemerdekaan RI.

BANJARMASINPOST.CO.ID/SALMAH SAURIN
Suasana di sekitar Air Terjun Janda Beranak Tiga di wilayah Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Nama objek wisata ini memang baru. Pada Januari 2021 telah dibuka.

Belum banyak yang berkunjung, jika dibandingkan obyek wisata lain di Desa Kiram, Kecamatan Karang Intan, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Kenapa obyek wisata ini dinamakan Janda Beranak Tiga? Pastinya ada makna di balik sebuah nama.

Penuturan Fitri, warga setempat yang termasuk salah seorang pengelola objek wisata tersebut, penamaan obyek wisata itu berdasar musyawarah desa.

Menikmati Pesona Kesegaran Mandin di Desa Kiram Kabupaten Banjar

VIDEO Menikmati Pesona Alam di Aranaway Kabupaten Banjar

"Jadi, dulu itu di kawasan Kiram ini termasuk wilayah pertahanan pejuang. Kemudian pasca Kemerdekaan RI,  pernah pula menjadi tempat persembunyian sekelompok orang yang di antaranya adalah perempuan berstatus janda yang punya anak tiga orang," jelasnya.

Mempermudah penamaan dan memberi efek penasaran, maka berdasar kesepakatan saat musyawarah maka dinamakanlah Air Terjun Janda Beranak Tiga.

"Sebenarnya kalau kami di sini menyebut aliran air dari gunung itu dengan istilah mandin. Tapi kalau kami namakan mandin Janda Beranak Tiga, maka orang akan bingung, apa itu mandin. Sehingga, kami permudah dengan menyebut air terjun," urai Fitri.

Secara pengelolaan, obyek wisata yang diresmikan pihak Camat Karang Intan ini di bawah penanganan Bumdes (Badan Usaha Milik Desa) Desa Kiram.

Air Sungai yang Segar Berasal dari Gunung Memanjakan Warga Kampung Sungaitabuk di Desa Kiram

Momen Tertentu Warga yang Datang ke Desa Kiram Bak Lautan Manusia, Ada Wisata Alam yang Memukau

Selama dua bulan ini, lanjut Fitri, sudah mulai banyak pengunjung. Selain hari biasa juga banyak di akhir pekan yang jumlahnya hingga seratusan pengunjung. 

Sementara ini, sudah disediakan beberapa fasilitas wisata antara lain pondokan dan toilet. Fasilitas lainnya masih menunggu dana.

Adapun bagi yang ingin berkemah, pihak penjaga belum mengizinkan, karena khawatir terjadi hal tidak diinginkan.

Lantas bagaimana pesona air terjun ini? Yuk simak tulisannya berikutnya.

(Banjarmasin post.co.id/Salmah Saurin)

Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved