Wabah Corona di Kalsel

Tenaga Kesehatan Terpapar Covid-19, Puskesmas Guntung Payung Banjarbaru Tutup

Puskesmas Guntung Payung ditutup karena tenaga kesehatannya kena Covid-19, warga bisa ke Puskesmas Guntung Manggis atau Puskesmas Landasan Ulin Timur.

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Alpri Widianjono
BANJARMASINPOST.CO.ID/SITI BULKIS
H Rizana Mirza, SH, MKes, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Satu lagi puskesmas di Kota Banjarbaru, Kalimantan Selatan, harus dilakukan sterilisasi.

Kali ini Puskesmas Guntung Payung, setelah ada Tenaga Kesehatan (nakes) puskesmas setempat yang Terpapar Covid-19.

Puskesmas yang berada di wilayah Kecamatan Landasan Ulin tersebut dijadwalkan tutup sejak Sabtu (6/2/2021) hingga Selasa (9/2/2021).

Bagi warga yang memerlukan pelayanan kesehatan, bisa ke Puskesmas Guntung Manggis atau Puskesmas Landasan Ulin Timur.

UPDATE Covid-19 Kalsel: Positif Bertambah 117 Orang, Terbanyak dari Banjarbaru

Lurah Guntung Payung, Ma'ruf Rizani, secara singkat hanya membenarkan ditutupnya puskesmas di wilayahnya karena pegawai puskesmas positif Covid-19.

Sedangkan Camat Landasan Ulin, Subhan, saat dikonfirmasi, juga secara singkat membenarkan tentang Puskesmas Guntung Payung ditutup tersebut.

"Setahu saya Kepala Puskesmasnya juga diisolasi. Saya pun tidak bisa memberikan data lebih rinci karena baru saja mendapat kabar," ucap Camat Landasan Ulin, Subhan, dihubungi Minggu sore.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjarbaru, Rizana Mirza, mengatakan, saat ini sudah hampir separuh puskesmas di Kota Banjarbaru yang pernah menjalani sterilisasi akibat petugasnya ada yang terpapar Covid-19.

Hari Ini Bertambah 128 Orang, Dinkes Kalsel Sebut Banjarbaru dan Kotabaru Daerah Resiko Tinggi

27 Petugas Puskesmas Banjarbaru Utara Positif Covid-19, Warga Kontak Erat Diminta Melapor

"Kalau sepanjang pandemi Covid-19, sudah beberapa puskesmas ditutup atau disterilisasi karena ditemukan beberapa petugasnya yang terpapar. Baru-baru tadi ada dua puskesmas, sebelumnya juga ada di Guntung Manggis dan Sungai Ulin," kata Rizana.

Di Kota Banjarbaru, kata dia, saat ini baru memiliki 10 puskesmas yang tersebar di beberapa kecamatan.

Untuk meminimalisasi kembali terjadinya penutupan puskesmas atau sterilisasi maka, menurut Rizana Mirza,  menerapkan strategi dengan membagi para petugas menjadi dua tim di setiap puskesmas.

"Jadi, tugas mereka akan bergantian setiap harinya. Saat tim pertama ada yang terpapar Covid-19, maka bisa ditangani oleh tim kedua. Begitu juga sebaliknya," tambah dia.

Nakes RSD Idaman dan Dua Puskesmas di Banjarbaru Juga Terpapar Covid-19

Kadinkes Banjarbaru Benarkan 15 Tenaga Kesehatan Positif Covid-19, Puskesmas Lianganggang Ditutup

Mengenai Puskesmas Guntung Manggis, Rizana Mirzana mengaku, saat ini disterilisasi karena ada tujuh petugas puskesmas yang terpapar Covid-19.

"Mereka tidak ada yang bergejala. Isolasi mandiri dan ada yang direncanakan ke tempat karantina di Bapelkes," kata dia.

Sedangkan kondisi perawat di Puskesmas Banjarbaru Utara dan Puskesmas Landasan Ulin Timur yang baru saja petugasnya ada yang terpapar Covid-19, dikatakan Rizana Mirza, sudah dilakukan isolasi.

"Ada yang isolasi mandiri jika Covid-19 tanpa gejala, juga ada yang isolasi di Bapelkes Banjarbaru. Sebagian juga sudah sehat, namun diistirahatkan dulu. Secara bertahap akan menjalankan tugas seperti biasa lagi," pungkas Rizana Mirza.

(Banjarmasinpost.co.id/Khairil Rahim)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved