Breaking News:

Berita Kalteng

Food Estate di Kalteng, Kementerian Pertanian RI Gelontorkan 9,4 persen dari Total Anggarannya

Kementerian Pertanian gelontorkan anggaran hingga 9,4 persen dari total anggaran di kementerian itu mendukung program pertanian Food Estate di Kalteng

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Sekdaprov Kalteng, Fahrizal Fitri dalam rapat terbatas terkait Food Estate di Kalteng, Senin (8/2/2021) 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kementerian Pertanian gelontorkan anggaran hingga 9,4 persen dari total anggaran kementerian itu mendukung program Food Estate di Kalteng (Kalimantan Tengah).

Tiga kabupaten yang dikembangkan untuk kawasan ketahanan pangan food estate tersebut yakni di Kabupaten Pulang Pisau, Kapuas dan Gunungmas.

Saat ini sebagian lahan yang ditanam tersebut sudah siap untuk dipanen pada minggu ketiga bulan ini.

Presiden Joko Widodo dijadwalkan akan ikut pula dalam panen rayadi kawasan Pulang Pisau tersebut.

Presiden Jokowi akan Ikuti Panen Raya Padi di Kawasan Food Estate Kalteng, Dijadwalkan Februari Ini

80 Orang Lolos Seleksi Pelatihan untuk Lima Jurusan di BLK Tabalong

Kriminalitas di Kotabaru, Buruh Petani Sampanahan Kotabaru Ditikam Bertubi-tubi Pakai Pisau Dapur

Sekda Provinsi Kalteng, Fahrizal Fitri, dalam rapat terbatas bersama Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Bambang,  melalui zoom meeting, mengungkapkan, rencana tanam lokasi eksisting untuk pengembangan food estate seluas 30.000 hektare mulai dilaksanakan tahun 2020.

Lebih jauh Sekda mengungkapkan, pelaksananya dilakukan dibeberapa kabupaten yakni di Kabupaten Pulang Pisau dari areal eksisting seluas 10.000 Ha, telah dilaksanakan olah tanah seluas 9.837 hektare yang sudah tanam seluas 8.838 hektare.

"Di Kapuas, dari areal eksisting 20.000 hektare, telah dilaksanakan olah tanah seluas 19.669,5 hektare yang sudah tanam seluas 9.900 hektare.

Sekda juga mengungkapkan, sebagian wilayah belum seluruhnya dapat dilaksanakan penanaman dikarenakan curah hujan yang sangat tinggi yang mengakibat genangan air yang cukup tinggi pada kawasan yang akan ditanam tersebut.

Namun begitu, sekda juga menjelaskan, pada sebagian lokasi yang telah ditanam sudah siap dilakukan panen raya.

"Areal lahan yang sudah ditanam periode Oktober 2020, saat ini sudah siap dipanen dan diperkirakan puncak panen pada minggu kedua hingga minggu ketiga bulan Februari 2021, ini," ujarnya.

Sekda menyampaikan, apresiasi kepada Kementan Republik Indonesia (RI) atas perhatian yang diberikan untuk pembangunan food estate di Kalteng tersebut.

"Terima kasih atas dukungan yang diberikan bagi Kalteng berupa anggaran kurang lebih sebesar 9,4 persen dari total anggaran Kementerian Pertanian untuk food estete Kalteng," ujarnya. 

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved