Breaking News:

Berita Banjarbaru

Lamban Disampaikan ke Provinsi, Data Kerusakan Dampak Banjir Kalsel Masih Belum Final

Data pasti kerusakan dan kerugian yang terjadi akibat banjir di Kalsel hingga kini belum final

Penulis: Milna Sari | Editor: Hari Widodo
BANJARMASINPOST.CO.ID/RENI KURNIAWATI
Warga menunjukkan jembatan putus, jembatan yang menghubungkan Desa Pulantani dan Desa Haur Gading di Kecamatan Haur Gading, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (3/2/2021). 

Editor : Hari Widodo

 BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Banjir membawa dampak besar terhadap kerusakan infrastruktur dan sarana fasilitas umum di Kalsel. Berbagai sarana dibawah kewenangan kabupaten hingga pusat turut terdampak.

Sayangnya hingga kini belum ada data pasti kerusakan dan kerugian yang terjadi di Kalsel pasca banjir.

Bahkan permintaan data dari Deputi RR BNPB beberapa waktu lalu untuk menginventarisir jumlah rumah yang hilang dan rusak berat  belum juga rampung hingga berminggu-minggu.

Kepala Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan Bappeda Provinsi Kalimantan Selatan H Fahri Riza dalam zoom meeting Senin (8/2/2021) hingga kini pihaknya masih mengumpulkan data kerusakan berbagai sektor di Kalsel akibat banjir.

Banjir Kalsel Masih Menggenang, Begini Reaksi Warga Kampung Keramat Banjar saat Bantuan Datang

Angkut Bantuan Korban Banjir di Tabalong  Helikopter BNPB Mendarat di Stadion Pembataan

Namun, data yang masuk ke Bappeda Kalsel masih didominasi data ke PU an, atau terkait jalan dan jembatan sementara sektor lain belum rampung.

"Data yang kita terima masih bergerak, masih bisa bertambah, jadi data final belum ada," ujarnya.

Ia berharap data lengkap bisa segera dilaporkan ke Bappeda Kalsel.

Diketahui untuk rumah rusak berat atau hilang karena arus banjir mendapatkan perbaikan dan pembangunan rumah baru dengan anggaran Rp 50 juta, rusak sedang Rp 25 juta dan rusak ringan Rp 10 juta. 

Sementara bantuan dari APBD belum diketahui. 

Sedangkan Kabid penataan ruang dan pertanahan Dinas PUPR Kalsel, Muh Nursjamsi total kerugian akibat jalan rusak yakni sekitar Rp 985 miliar.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved