Breaking News:

Kriminalitas Banjarmasin

Terpengaruh Video Dewasa, Motif Ayah Perkosa Anak Kandung di Banjarmasin

Pelaku mengaku telah memperkosa mulai 2019 sebanyak 4 kali, sejak anak perempuan kandungnya berusia 11 tahun sampai 13 tahun

BANJARMASINPOST.CO.ID/NOOR MASRIDA
Pelaku, AS, menjalani pemeriksaan di Polresta Banjarmasin atas dugaan perbuatan memperkosa anaknya, Senin (8/2/2021). Polisi juga mendalami dugaan ulah pelaku pada anaknya yang bungsu. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Terungkap motif seorang ayah, AS (46), tega menggauli putrinya sendiri.

Pelaku yang merupakan oknum PNS staf kelurahan di Banjarmasin Utara ini mengakui perbuatannya karena tak mampu menahan nafsunya.

Apalagi pria itu diketahui juga senang menonton video dewasa lewat gawainya. Tak tahan, ia pun melampiaskan nafsunya pada anak ke-2 yang berinisial S.

Dikatakan Kapolresta Banjarmasin, Kombes Rachmat Hendrawan, didampingi Kasatreskrim, Kompol Alfian Tri Permadi, Senin (8/2/2021) , pelaku telah melakukan perbuatan itu sejak S berusia 11 tahun hingga umurnya 13.

Kerap Dicekoki Pil KB, Bocah di Banjarmasin Utara Diduga Menjadi Korban Rudapaksa Ayah Kandung

Viral Ayah Diduga Rudapaksa Putrinya di Banjarmasin, Warga Teriaki Saat Pria Itu Diamankan

"Kejahatan dilakukan pelaku sudah sejak 2019 sebanyak 4 kali," kata Kapolresta.

Sementara itu, korban tak berani mengadukan perbuatan ayahnya itu karena diancam menggunakan senjata tajam.

Beredar pula kabar jika AS tak hanya menggagahi anak keduanya itu. Ia disebut-sebut telah melakukan pelecehan pada anak bungsunya yang masih kelas 6 SD.

"Perihal hal tersebut, masih kami dalami. Masih dalam proses penyelidikan," imbuh Kapolresta.

Penahanan Ditangguhkan, Bos Travelindo Tetap Wajib Lapor ke Polresta Banjarmasin

Bunuh Suami dari Mantan Istri, Pelaku Dibekuk Jajaran Polresta Banjarmasin di Sungai Lulut

Atas perbuatannya, AS disangkakan dengan Pasal 81 ayat 3 UU Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak. "Ancaman hukuman 20 tahun penjara," sebutnya.

Diberitakan sebelumnya, pengakuan korban kepada sang ibu, pelaku mencekoki dengan pil KB.

Sementara itu, warga mengaku tak menyangka pelaku setega itu terhadap anak kandung.

Meski demikian, pelaku memang dikenal adalah sosok yang pendiam. Nyaris tak pernah bersosialisasi di masyarakat.

(Banjarmasinpost.co.id/Noor Masrida)

Penulis: Noor Masrida
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved