Breaking News:

Berita Tanahbumbu

Video Kades di Pulaulaut Tengah Curhat Minimnya Perekrutan Naker Warga Lokal di DPRD Kotabaru

Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Pulaulaut Tengah Kotabaru mengungkap kesenjangan dalam proses penerimaan tenaga kerja (naker) lokal

Capture Youtube BPost
Rapat dengar pendapat di DPRD Kotabaru terkait kesenjangan pengangkatan tenaga kerja lokal di Pulau Laut oleh perusahaan tambang di kawasan itu. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Sejumlah Kepala Desa di Kecamatan Pulaulaut Tengah  Kabupaten Kotabaru mengungkap kesenjangan dalam proses penerimaan tenaga kerja (naker)  lokal oleh perusahaan tambang di wilayahnya.

Kesenjangan dalam proses penerimaan pekerja itu disampaikan dalam rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Kotabaru, Senin (8/2/2021).

Kades Selaru, Junaidi dalam paparannya mengungkap minimnya pengrekrutan tenaga kerja di perusahaan tambang dari warga setempat.

Menurut Junaidi, dari 1.000 lebih jumlah warga di Desa Selaru, hanya sekitar 70 orang yang direkrut.

Ia pun tidak menepis, sebelum menjabat kades. Lamaran pekerjaan oleh pelamar ditaruh di kantor desa, bahkan sampai menumpuk.

Karena minimnya pengrekrutan oleh perusahaan, Junaidi terpaksa mengundi surat lamaran.

"Diundi untuk menentukan nomor urut. Siapa nomor satu, pas perusahaan memerlukan. Nomor satu tadi itu dulu yang dimasukan," sambungnya.

"Ada 18 orang sudah bejerja dengan cara ini," lanjut Junaidi.

Tidak hanya itu, janji-janji perusahaan mengadakan pelatihan-pelatihan untuk meningkatkan keahlian warga lokal dan lainnya tidak terbukti.

"Sangat terasa kesenjangan sosial, padahal warga kami sangat membutuhkan pekerjaan," jelas Junaidi.

Senada diungkapkan Kades Sungup Kanan, Aisah. Dari ratusan orang warga, hanya 39 orang yang bekerja di perusahaan.

"Jadi betul sekali, lamaran menumpuk di kantor desa. Tapi tidak ada realisasi perusahaan. Sementara kami di Sungup Kanan sangat merasakan dampaknya. Sampai aset-aset desa hancur," terang Aisah.

(banjarmasinpost.co.id/helriansyah)

Penulis: Herliansyah
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved