Breaking News:

Banjir Kalsel

Banjir Kalsel, MDMC Muhammadiyah Kerahkan 55 Relawan Perbaiki Jembatan di Datarajab

Aksi sosial kemanusiaan terus dilakukan Muhmmadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Kecamatan Hantakan

banjarmasinpost.co.id/hanani
Persiapan menuju lokasi sasaran perbaikan jembatan di Desa Datar AJab dan Rantau Parupuk, oleh para relawan Muhammadiyah yang tergabung dalam MDMC dan Kokam 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI- Aksi sosial kemanusiaan terus dilakukan Muhmmadiyah Disaster Management Center (MDMC) di Kecamatan Hantakan, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Setelah membangun jembatan penghubung Desa Patikalain-Papagaran, para relawan kembali membangun jembatan lainnya di Desa Datarajab dan Rantau Parupuk.

Berkumpul di Posko Pelayanan Muhammadiyah di Outbond Baruh Bunga Desa Haliau, Kecamatan Batubenawa, Rabu (10/2/2021) tim relawan berangkat dengan mengerahkan 55 personel,dipimpin Ketua Divisi Tanggap Darurat Rehabilitasi dan Rekonstruksi MDMC Kalsel Miftah.

Sebelumnya, dilakukan pengarahan agar pelaksanaan kegiatan berjalan efektif dan lancar, dengan target selesai hari ini juga.

Kepada banjarmasinpost.co.id, MIftah menjelaskan, ada dua titik jembatan yang menjadi sasaran kegiatan, yaitu di Datarajab dan Rantau Parupuk. Saat ini kondisi jembatan setempat masih terputus, dan tak bisa ditembus mobil.

Bangun Jembatan Darurat di Desa Patikalain HST, Relawan Muhammadiyah Terabas Jalan Terjal

JADWAL 1 Ramadhan 2021, Simak Versi Muhammadiyah, Nahdlatul Ulama dan Perkiraan UEA

Kapolri Silaturahim ke PBNU & Muhammadiyah, ini Respons Habib Aboe Bakar

Bank Syariah Indonesia Miliki Kesamaan Pandangan dengan Muhammadiyah untuk Majukan UMKM

Pelatihan Pemuda Muhammadiyah Digelar Disini

“Kami menggunakan sejumlah unit mobil doble gardan untuk menembus jalan becek berlumpur di sana. Baik mengangkut personel maupun bahan yang diperlukan,”kata Miftah.

Gotong royong membangun jembatan  di Desa Datar AJab dan Rantau Parupuk, Barabai HST.
Gotong royong membangun jembatan di Desa Datar AJab dan Rantau Parupuk, Barabai HST. (Foto Relawan MUhammadiyah untuk banjarmasinpost)

Ditambahkan, prioritas utama MDMC adalah membuka isolasi lokasi dengan membangun jembatan, agar trasportasi bisa lancar. Khususnya kendaraan roda empat bisa kembali masuk, agar distribusi bantuan ke desa terdampak paling parah tersebut bisa lancar.

Dijelaskan pula, relawan yang terlibat kegiatan tersebut dari berbagai utusan daerah. Antara lain dari Solo Jawa Tengah, Samarinda Kaltim, HSU, Tapin, Banjarmasin, Tanbu, Barabai dan HSS.

“Sebenarnya ada 60 personel, tapi dari HSS terkendala mobil double gardan mereka lagi bermasalah,”kata Miftah. Sebelumnya, Fuad Rahman, dari PD Muhammadiyah HST menyatakan sebelumnya pihaknya telah melakukan survei ke Datarajab.

“Sebelumnya kami juga sudah berkoordinasi dengan Bidang Bina Marga Dinas PUPR HST. Mereka menyampaikan terimakasih dan minta laporan apa saja yang sudah dikerjakan, untuk membuat perencanaan, sehingga jika sudah teratasi, perbaikan oleh PUPR bisa dikerahkan ke lokasi lain,”kata Fuad. (banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved