Breaking News:

Berita Banjarbaru

BBPJN XI Banjarmasin Siapkan Pengganti 2 Jembatan yang Putus Akibat Banjir

Jembatan di Kabupaten Banjar dan Kabupaten Tanah Laut putus akibat banjir besar diganti yang darurat mengakibatkan tejadi kemacetan lalu lintas

POLRES BANJAR UNTUK BPOST GROUP
Jembatan putus di jalur Jalan Trans Kalimantan, terletak di perbatasan antara Desa Bawahan Pasar Kecamatan Mataraman dan Desa Banua Anyar Danau Salak Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (17/1/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Kemacetan lalu lintas kendaraan terjadi di Jalan Trans Kalimantan Km 55, Kecamatan Mataraman, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Penyebabnya, jembatan darurat di lokasi tersebut hanya untuk satu jalur. Pengendara dari Banjarmasin ke arah Hulu Sungai, bergantian melintas dengan yang arah sebaliknya.

Diketahui, jembatan darurat itu mengganti Jembatan Salim yang putus akibat terjangan banjir besar.

Tapi untuk ke depan, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional XI Banjarmasin ( BBPJN XI Banjarmasin ),  Syauqi Kamal, mengatakan, dibangun jembatan baru.

Mataraman-Astambul Masih Dihubungkan Jembatan Darurat, Angkutan Karet ke Banjarmasin Terhambat

Terancam Runtuh, Jembatan Beton di Desa Tanah Habang Mataraman Berlubang 

Nanti, berbentuk Jembatan Bailey, namun dengan kemampuan yang lebih besar dari yang ada. 

"Saat ini sedang berproses rangkanya sudah mulai disambung," ujar Sauqi, Selasa (9/2/2021).

Meski akan ada jembatan baru, Sauqi mengakui, kemacetan tetap terjadi hingga dibuatkan jembatan permanen.

"Walaupun akan ada Jembatan Bailey, kemungkin keadaan seperti ini (macet) masih terjadi sampai jembatan permanen selesai dibangun, Mungkin nanti perlu bantuan pengaturan lalu lintas untuk memecah kemacetan," jelasnya.

ViDEO Rehab Jembatan Putus, Lalu Lintas Kendaraan di Jalan Nasional Km 55 Diberlakukan Buka Tutup

Kemacetan yang terjadi saat ini, jelas Sauqi, karena ada pembatasan tonase kendaraan. Hanya satu kendaraan yang boleh melintas secara bergantian karena kemampuan jembatan yang kecil.

Halaman
12
Penulis: Milna Sari
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved