Breaking News:

Berita Kalteng

Empat Kelompok Tani Food Estate Pulang Pisau Kalteng Dapat Klaim Asuransi Rp361 Juta

Sebanyak empat kelompok tani di kawasan Food Estate Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah  (Kalteng) mendapatkan klaim asuransi usaha tani padi.

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA- Sebanyak empat kelompok tani di kawasan Food Estate Kabupaten Pulang Pisau Kalimantan Tengah  (Kalteng) mendapatkan klaim asuransi usaha tani padi (AUTP).

Keempat kelompok tani kawasan food estate Kalteng ini merima klaim asuransi sebesar Rp361.416.000 (Rp361 Juta) dengan luasan kerusakan mencapai 88,8 hektare.

Penyerahan secara simbolis klaim AUTP kepada 4  Kelompok Tani di Desa Tahai Jaya, Pulang Pisau, langsung disaksikan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo dan Gubernur Kalteng, H Sugianto Sabran, Rabu (10/2/2021).

Dalam penyerahan terebut juga sekaligus pelaksanaan panen perdana kawasan food estate di Desa Gadabung Kecamatan Pandih Batu Kabupaten Pulang Pisau.

Food Estate di Kalteng, Kementerian Pertanian RI Gelontorkan 9,4 persen dari Total Anggarannya

Wakil Gubernur Kalteng: Intensitas Kebakaran Hutan dan Lahan Kalteng Tahun 2020 Menurun

Masa Jabatan Gubernur Kalsel dan Wagub Kalsel Segera Berakhir, DPRD Kalsel Gelar Rapat Paripurna

“Semoga bermanfaat. ini dapat dijadikan contoh bagi para kelompok tani yang terdaftar dalam asuransi tidak akan merugi sekalipun terjadi gagal panen akibat serangan hama penyakit, puso ataupun kekeringan,” ujar Sugianto Sabran. 

Sugianto menyampaikan berkomitmen program food estate di Kalteng kedepan akan lebih baik dan sempurna sehingga mampu memenuhi kedaulatan pangan.

“Saya mengharapkan dukungan pada daerah kawasan yang menjadi lokasi Food Estate seluas 30.000 hektare agar bisa berjalan dengan optimal dan maksimal,”ucapnya. 

Usai kegiatan, Mentri Pertanian bersama Gubernur, Wakapolda, Bupati dan TNI yang hadir, menyaksikan aktifitas masyarakat melakukan panen padi dan berdialog dengan petani serta koordinasi mengenai peningkatan food estate.

Panen padi perdana dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Republik Indonesia (RI) Syahrul Yasin luas areal panen perdana di Desa Gadabung kali ini seluas 1.205 hektar dengan padi inbrida dan hibrida varietas unggul baru.

“Saya memberikan apresiasi atas kehadiran dan dukungan Menteri Pertanian dan jajaran ke Kalteng untuk melakukan panen perdana di kawasan pengembangan food estate,” ujar Sugianto Sabran.

Total tanaman padi yang sudah terpanen seluas 2.875 hektare dari total yang sudah tertanam seluas 18.879 hektare.

Sugianto mengakui, masih ada beberapa hal yang harus dilakukan evaluasi untuk melakukan perbaikan. “Terus kami evaluasi, apapun yang kurangnya, untuk diperbaiki dan di evaluasi,” ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved