Breaking News:

Berita Tanahlaut

VIDEO Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala Amankan LPG 3 Kg dari Pengecer

Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala mnertibkan penjualan LPG 3 kg yang hanya boleh dari pangkalan kepada konsumen. Tidak boleh dijual ke pengecer.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Personel Satpol PP disebar ke sejumlah kecamatan di wilayah Kabupaten Tanah Laut (Tala), Provinsi Kalimantan Selatan. 

Mereka ke wilayah Kecamatan Pelaihari, Tambangulang, Batibati, Bajuin, Batuampar dan juga Kecamatan Takisung.

Tujuannya adalah melakukan pendataan keberadaan para pengecer elpiji subsidi atau Elpiji Melon alias LPG 3 kg. Sekaligus, mengamankan beberapa tabung gas bersubsidi ini.

Beberapa pengecer juga telah dibawa petugas ke Kantor Satpol PP dan Damkar di lingkungan Kantor Bupati Tala di Jalan A Syairani, Kota Pelaihari.

Kelangkaan Elpiji di Kalsel, Pemkab Tala Lakukan Pertemuan dengan Manajemen Pertamina

VIDEO Pangkalan LPG 3 Kg di Kabupaten Tala Diperingatkan agar Patuhi HET

Penyidik Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala kemudian memintai keterangan dari mereka. Terutama menyangkut asal barang diperoleh dari mana. Namun umumnya masih tertutup.

"Bahkan ada satu orang yang vokal dan berkata apa untungnya jika membeberkan asal muasal elpiji melon yang dijual. Hal demikian menjadi catatan khusus kami," sebut Faried Widiyatmoko, Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Tala kepada Banjarmasinpost.co.id, Rabu (10/2/2021).

Ia menegaskan, sesuai ketentuan, pendistribusian LPG 3 kg hanya melalui pangkalan. Kemudian, langsung kepada pemgguna yang berhak, yakni masyarakat miskin dan pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ditegasknnya, penjualan Elpiji Melon secara eceran itu merupakan bentuk penyimpangan pendistribusian.

Sharing dengan Wabup Tala, Pemilik Pangkalan Minta Ada Data Penerima LPG 3 Kg

Karena itu, pihaknya meminta para pengecer tersebut menandatangani surat pernyataan untuk tidak akan lagi melakoni akrivitas itu karena ilegal.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved