Breaking News:

Berita Batola

Operasional LCT di Alalak Dihentikan Sementara, Wabup Batola Akhirnya Berikan Tanggapan

Menanggapi dikeluarkannya surat edaran dari PT Rannisa 831 mengenai pemberhentian sementara operasi Landing Craft Tank (LTC) atau kapal pengangkut

Foto Muhammad Rahmadi
Penyeberangan yang beroperasi di sungai Alalak, Berangas Timur, Kecamatan Alalak, Kabupaten Batola. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Wakil Bupati Batola H Rahmadian Noor akhirnya buka suara menanggapi dikeluarkannya surat edaran dari PT Rannisa 831 mengenai pemberhentian sementara operasi Landing Craft Tank (LTC) atau kapal pengangkut truk besar yang mereka kelola.

Ia mengatakan Direct Message (DM) Instagram yang ia kirimkan hanya berupaya membalas keluhan masyarakat Berangas mengenai jalan yang rusak, tanpa menyinggung pihak lain.

"Saya sudah menyampaikan permintaan maaf lewat anak buahnya, kalau memang tanggapan terhadap keluhan warga itu membuat tersinggung," ucap Rahmadi. Selasa (09/02/2021).

Sementara terkait kerusakan jalan di Berangas, ia juga berharap menjadi perhatian Pemprov Kalimantan Selatan agar bisa mempercepat realisasi alternatif angkutan dari Trisakti ke Jembatan Barito.

Kapal LCT di Banjarmasin Setop Operasi, Sopir Truk ke Hulu Sungai Kebingungan

Pemilik Kapal LCT Pengangkut Truk di Banjarmasin Tuntut Wabup Batola Minta Maaf

Setop Kapal LCT Angkut Truk di Alalak Banjarmasin, Begini Kata Kepala Polsek Berangas

Armada Kapal LCT di Alalak Utara Banjarmasin Bertambah Satu, Truk Masih Antre

Bantu Truk Angkutan Menyeberang, Pemilik Kapal LCT di Alalak Banjarmasin Patok Tarif Segini

"Saya berharap solusi itu dapat direalisasikan, sehingga truk-truk bisa melewati jalur alternatif tersebut, sambil menunggu Jalan lingkar utara bisa dilewati," pungkasnya.

Sebelumya sempat beredar hasil tangkapan layar yang menunjukkan bahwa Wabup Rahmadi membalas pesan warga melalui DM Instagram.

Ia berupaya menjelaskan masalah macet dan kerusakan jalan yang dikeluhkan warga tersebut. Namun, dalam potongan 'bila sudah jalan maka fery Berangas tidak diperlukan lagi' menuai keberatan dari pihak PT Rannisa 831 yang mengoperasikan LCT.

Pihaknya pun memberhentikan operasional penyeberangan sementara dan meminta Wabup Rahmadi untuk memberikan klarifikasi di kantor mereka, yakni PT Rannisa 831. (Banjarmasinpost.co.id/MuhammadTabri).

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved