Breaking News:

Berita Banjarbaru

Satu Kamar Diisi 25 Orang, Remisi Napi di Banjarbaru Solusi Kurangi Over Kapasitas

Pelaku kejahatan hingga menjadi narapidana (napi) terus bertambah setiap hari di Banjarbaru. Hasilnya kondisi di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas

Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim
Razia rutin di Lapas sebagai upaya meneggakan kertertiban dan kepatuhan hukum di lingkungan lembaga setempat. 

Editor: Edi Nugroho

BANJARMASIN POST.CO.ID, BANJARBARU- Pelaku kejahatan hingga menjadi narapidana (napi) terus bertambah setiap hari di Banjarbaru. Hasilnya kondisi di lembaga pemasyarakatan (Lapas) kelas II B Banjarbaru pun penuh sesak oleh narapidana.

Daya tampung lapas jauh melebihi kapasitas, bahkan tiga kali lipat dari daya tampung normalnya.

Kepala Lapas Kelas II B Banjarbaru, Amico Balalemban mengatakan, idealnya Lapas hanya diisi 700 lebih warga binaan.

Namun kini karena jumlahnya terus bertambah di Lapas Banjarbaru jumlahnya mencapai 1.799 orang. "Artinya lebih banyak 130 persen," kata dia.

Dapat Asimilasi, 16 Napi Banjarbaru Bebas, Kepala Lapas Ingatkan ini

Banjir Rendam Sel Tahanan Rutan Barabai, Napi Diungsikan ke Ruang Karutan

Pilkada Banjar 2020, Hanya 181 Napi yang Coblos di Lapas Narkotika Karangintan

Terbanyak adalah narapidana dengan kasus penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan terlarang dengan hampir 70 persen lebih.

"Sisanya pidana umum lainnya," paparnya.

Di Lapas kelas II B Banjarbaru terdapat 10 blok dan 12 kamar tahanan. Dalam satu kamar diisi 20-25 orang napi.

"Padahal idealnya hanya 10 orang saja," sebut dia.

Sementara warga binaan hampir setiap harinya bertambah. Tapi untuk yang keluar belum tentu ada sehingga tidak sebanding antara yang masuk dan yang keluar.

"Itulah salah satu faktor over kapasitas. Tidak hanya disini di Lapas lain juga mungkin sama,’’ ujarnya.

Salah satu solusi efektif yakni memberikan remisi kepada narapidana atau napi yang memang memenuhi persyaratan.

Selain untuk mencegah penularan virus corona (Covid-19), program asimilasi juga dinilai sebagai solusi.

"Sebelumnya sudah ada juga program asimilasi kini yang terbaru pengusulan 23 orang dipersiapkan asimilisasi," pungkas dia. (Banjarmasin post.co.id/Khairil rahim).

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Edi Nugroho
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved