Breaking News:

Bank Kalsel

Gelar RUPS Tahunan, Keuangan Bank Kalsel  Mampu Tumbuh Positif

Rapat Umum Pemegang Saham Bank Kalsel dihadiri gubernur, bupati, wali kota dan perwakilan 13 daerah se Kalsel di Kota Banjarmasin.

BANK KALSEL
Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalsel dihadiri Gubernur, Wali Kota dan Bupati serta perwakilan dari 13 pemerintah kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan di Rattan Inn Banjarmasin, Rabu (10/2/2021). 

Dari pencapaian tersebut, Kredit Produktif yang meliputi Kredit Modal Kerja dan Kredit Investasi menyumbang sekitar 46,22 persen.

Ini tentunya sudah sangat baik seiring dengan komitmen Bank Kalsel ingin menggeliatkan sektor ekonomi produktif di Banua.

Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalsel untuk Tahun Buku 2020 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2021 di Banjarmasin, Rabu (10/2/2021).
Suasana Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Bank Kalsel untuk Tahun Buku 2020 dan RUPS Luar Biasa (LB) Tahun 2021 di Banjarmasin, Rabu (10/2/2021). (BANK KALSEL)

Pada 2020 membukukan Rp 5,17 triliun naik 3,82 persen dibandingkan tahun 2019 sebesar Rp 4,98 triliun.

Pertumbuhan yang cukup signifikan adalah pada kinerja Laba (setelah pajak), yang dalam hal ini menunjukkan hasil yang cukup baik apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Untuk kinerja Laba (setelah pajak), nilai yang berhasil dibukukan adalah Rp 196,50 miliar pada tahun 2020. 

"Pencapaian tersebut lebih tinggi 23,04 persen dibanding realisasi tahun 2019 lalu yang hanya mencapai Rp 159,70 Miliar. Pencapaian indikator keuangan utama ini, Alhamdulillah berada di atas rata-rata peer group BPD BUKU II seluruh Indonesia," jelas Agus.

Terkait kebijakan bisnis di tahun 2021, Bank Kalsel mengangkat tema Growing in The Crisis yang diinterpretasikan ke dalam 3 (tiga) Model Bisnis sebagai Key Success Factor untuk dapat terus bertumbuh di tengah krisis, antara lain Survival Mode, Adaptive Mode dan Offensive Mode. 

Model Bisnis tersebut diimplementasikan pada 2 (dua) strategi besar, yakni pembangunan IT dan sumber daya  manusia.

Kemudian, diturunkan lagi pada 3 (tiga) fokus strategi yang terdiri dari Optimalisasi Pendapatan untuk dapat mempertahankan rentabilitas dalam kondisi wajar, Efisiensi Biaya berdasarkan skala prioritas, dan Menjaga Kualitas Kredit (NPL).

"Dengan tiga fokus strategi tersebut, diharapkan Bank Kalsel mampu meningkatkan kinerja keuangannya untuk tahun 2021 baik itu dalam hal pertumbuhan aset sebesar 8,41 persen, pertumbuhan DPK sebesar 9,71 persen,  pertumbuhan kredit sebesar 6,50 persen dan laba sebesar 9,4 persen," tukas Agus.

Halaman
123
Penulis: Salmah
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved