Breaking News:

Banjir di Kalsel

138 Korban Banjir Kalsel di Banjarbaru Minta Penangguhan Pembayaran Air Bersih, Begini Respon PDAM

Dampak banjir yang merendam kawasan Pengayuan masih dirasakan warga. Kini, mereka berharap ada penangguhan pembayaran tagihan air bersih

Penulis: Khairil Rahim
Editor: Hari Widodo
Tagana Kalsel untuk BPost
Banjir di Pengayuan Kelurahan Landasan Ulin Selatan kembali naik. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Para korban banjir di wilayah Kampung Pengayuan Kelurahan Landasan Ulin Selatan, Kecamatan Liang Anggang, Kota Banjarbaru masih belum sepenuhnya kembali ke rumah masing masing.

Mereka masih bertahan di rumah kontrakan di kawasan Pandahan Bati bati karena air masih meninggi.

Lurah Landasan Ulin Selatan, Adi Royan mengatakan, air memang sudah berangsur surut namun keadaan belum normal karena air masih setinggi 30 centimeter.

"Namun itu wilayah tertentu saja, yang lainnya sudah ada yang pulang juga," kata Adi.

Baca juga: Terjebak Banjir di Pengayuan Banjarbaru, Daihatsu Sigra Merah Mengapung Terbawa Air

Baca juga: Kampung Pengayuan Lianganggang Banjarbaru Masih Digenangi Banjir, Warga Terpaksa Cari Kontrakan

Baca juga: Kisah Pengungsi Banjir di Pengayuan Banjarbaru, Saat Mau Tidur Tiba-tiba Ada Ular di Kasur

Selain dipusingkan dengan bayar kontrakan sementara, warga juga tetap dibebankan ditagih bayar PDAM dan PLN bulan Desember dan Januari.

Oleh sebab itu, sebut Royan, ada sebanyak 138 warga yang namanya diusulkan karena paling berdampak untuk dapat penangguhan pembayaran.

"Sudah kami data total ya ada 138 warga usul," sebut dia.

Sebelumnya kata Adi sebanyak 185 Kepala kekuarga masih terdampak.  Rumah yang masih terendam sebanyak 115 buah. 

Kasubag Humas PDAM Intan Banjar Aat Hikmatullah mengakui, belum menerima surat permohonan penangguhan dari warga kampung Pengayuan.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved