Breaking News:

Berita HST

Atasi Krisis Air Bersih, Tiap Hari PMI HST Distribusikan Ribuan Liter ke Desa Terparah

Pascabanjir bandang di HST, warga masih mengalami krisis air, relawan dari PMI HST setiap hari mendistribusikan ribuan liter air bersih

PMI HST untuk banjarmasin post
Tim WASH PMI Hulu Sungai Tengah menggunakan mobil tangki, tiap hari mendistribusikan air bersih ke desa-desa terdampak parah banjir bandang seperti Desa Alat, Kecamatan Hantakan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Hampir satu bulan pasca banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah, relawan dari berbagai kalangan masih memberikan perhatian dan bantuan kepada masyarakat terdampak.

Salah satu relawan yang terus bekerja keras membantu warga adalah relawan dari PMI HST.

Setiap hari, tim WASH PMI tersebut mendistribusikan ribuan liter air bersih untuk memenuhi kebutuhan memasak dan minum warga terdampak paling parah.

Koordinator Tim Water Sanitation and Higiene (WASH) PMI HSTSyaiful Rahman, Jumat (12/2/2021) menjelaskan,mesin pengolahan air bersih setiap hari memproduksi 10.000 liter air bersih dengan dua alat mesin dan dua armada truk tangki.

Barabaimuda Bangun Huntara untuk Korban Banjir HST Kalsel

Dukung Pembangunan Rumah Lia Bocah Yatim Piatu di HST, Koramil Pagat Terjunkan Babinsa

Krisis Air Bersih di Desa Waki HST, Bhabinkamtibmas Gotong Royong Perbaiki Sambungan Pipa Mandiri

"Dua mesin 'NUF Filtration' milik PMI HST dapat memproduksi 10.000 ribu liter dan dua truk tangki siap mensuplai air bersih setiap hari," katanya.

Untuk mendekatkan dan memudahkan distribusi, sejak Minggu 7 Februari lalu, tim Wash PMI HST mendirikan posko pengolahan air bersih di Desa Alat dengan mengerahkan dua alat produksi air bersih, dua tangki, dan 10 personel untuk mengatasi krisis air bersih di dua desa yang tergolong parah diterjang banjir bandang tersebut.

“Dengan kekuatan tenaga dan kapasitas mesin yang ada, selain Desa Alat, kami berharap dalam waktu dekat dapat mendistribusikan air bersih di wilayah Desa Datar Ajab,” imbuhnya.

Disebutkan, Desa Datar Ajab, hingga kini masih terkendala penampungan air atau jumlah tandon yang terbatas.

Juga akses jalan yang masih sulit sehingga tidak mampu melakukan pendistribusian air bersih ke wilayah tersebut.

Hampir sebulan sejak banjir bandang menerjang wilayah Hulu Sungai Tengah, air bersih masih menjadi masalah utama warga desa Datar Ajab sampai sekarang.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Penulis: Hanani
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved