Breaking News:

Banjir di Kalsel

Batola Perpanjang Tanggap Darurat Banjir, Posko Induk Bergeser ke Marabahan

BPBD) Kabupaten Barito Kuala perpanjang status Tanggap Darurat Banjir 14 hari ke depan. 

Penulis: Muhammad Tabri
Editor: Hari Widodo
banjarmasinpost.co.id/muhammad tabri
Posko induk penanganan banjir yang didirikan BPBD Batola di Marabahan, Jumat (12/2/2021). 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Barito Kuala perpanjang status Tanggap Darurat Banjir 14 hari ke depan. 

Hal ini dikarenakan masih adanya sejumlah kawasan yang digenangi air, sehingga belum sepenuhnya pulih. Terutama desa-desa yang memang terparah ditimpa banjir. 

Seperti Desa Tanipah, Pantai Hambawang, Antasan Segera dan sebagian desa di Kecamatan Jejangkit. 

"Status tanggap darurat kita perpanjang 14 hari ke depan,yakni hingga 26 Pebruari 2021" ucap Sumarno, Kepala BPBD Batola, Jumat (12/02/2021). 

Baca juga: Banjir di Kalsel, DPRD Batola Salurkan Logistik Bantuan Warga Terdampak Banjir di Batola

Baca juga: Akibat Terendam Banjir, Kebun Jeruk di Karang Indah Batola Mulai Mati

Baca juga: Operasional LCT di Alalak Dihentikan Sementara, Wabup Batola Akhirnya Berikan Tanggapan

Ia pun menyampaikan, untuk posko induk ada pergeseran, yakni ke Marabahan, tepatnya di dekat kantor BPBD Batola. 

Meski adanya pergeseran posko, untuk suplai pelayanan dan bantuan masih tetap dilakukan. Karena melihat bantuan sudah mulai menipis. Namun, masih adanya yang memerlukan bantuan dari dapur umum. 

Perpanjangan masa tanggap darurat banjir ini juga disampaikan H Rahmadian Noor, Wakil Bupati Batola.

"Bahwa di masa status sekarang ini pekerjaan normalisasi sungai juga masih berlangsung dan masih adanya pengungsi di Kecamatan Bakumpai dan Cerbon, serta di beberapa titik pengungsian lainnya," beber Rahmadi. (Banjarmasinpost.co.id/Muhammad Tabri) 

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved