Breaking News:

Kriminalitas Jakarta

Janin Dibuang ke Toilet, Praktik Aborsi Ilegal di Apartemen Bassura City Dibongkar, Tarif Rp 15 Juta

Praktik pengguguran janin tersebut berhasil diungkap jajaran Subdit Remaja, Anak, Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya pada Desember 2020.

net
ilustrasi aborsi 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Tiga orang wanita ini sungguh sadis, janin yang baru diaborsi langsung dibuang ke toilet.

Kesadisan ini terjadi di lokasi praktik aborsi ilegal di Apartemen Bassura City, Jatinegara, Jakarta Timur.

Kasus ini menjadi nyata setelah polisi menggelar rekonstruksi kasus aborsi ilegal di salah satu unit Tower Cattleya Apartemen Bassura City pada Kamis (11/2/2021).

Praktik pengguguran janin tersebut berhasil diungkap jajaran Subdit Remaja, Anak, Wanita (Renakta) Polda Metro Jaya pada Desember 2020.

Baca juga: Gugurkan 32 Ribu Janin dan Buang ke Septic Tank, Polisi Gerebek Klinik Aborsi Beromzet Rp 10 Miliar

Baca juga: Aborsi Seorang Diri, Mahasiswi di Palembang Tewas, Polisi Bingung Ada Janin di Popok

Baca juga: Gugurkan 900 Janin, Dokter, Perawat & Tamatan SMP Raih Rp 6 Miliar Jalankan Praktik Aborsi Ilegal

Kala itu, pihak kepolisian menangkap empat orang tersangka yang semuanya perempuan. Perinciannya, tiga orang sebagai yang membuka praktik tersebut, sedangkan satu wanita merupakan pasien.

Kanit 3 Subdit 5 Renakta Polda Metro Jaya Kompol Abriansyah Harahap mengatakan, pihaknya hanya bisa menghadirkan tiga tersangka saat rekonstruksi kali ini.

Ketiganya merupakan pelaku pembuka praktik aborsi ilegal yang ternyata bukan tenaga kesehatan. Sementara tersangka pasien tidak dihadirkan karena berada di rumah aman.

Pada rekonstruksi tersebut, ketiga tersangka memperagakan total 15 adegan, mulai dari bertemu pasien di lobby apartemen Bassura City hingga ke pelaksanaan aborsi.

"Untuk kegiatan rekonstruksi dilaksanakan 15 adegan, kasus tindak pidana aborsi," ucap Abriansyah, Kamis, seperti dilansir Tribun Jakarta.

Dari hasil rekonstruksi, Abriansyah menjelaskan, para tersangka mengaku mendapatkan sedikitnya 10 pasien.

Halaman
12
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved