Breaking News:

MotoGP 2021

Marc Marquez Tolak Gaji dari Honda, Cedera Berkepanjangan di MotoGP 2020 Jadi Alasan

Cedera satu musim penuh yang menimpa Marc Marquez membuat dirinya menolak untuk menerima bayaran dari tim Repsol Honda.

MOTOGP.COM
Pembalap Repsol Honda, Marc Marquez, berpose di podium kedua MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (3/11/2019). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Hampir tak ada membalap sama sekali di tahun 2020 karena cedera, Marc Marquez tahu diri.

Cedera satu musim penuh yang menimpa Marc Marquez membuat dirinya menolak untuk menerima bayaran dari tim Repsol Honda.

Marc Marquez hanya membalap selama 21 1/2 putaran di lintasan Sirkuit Jerez pada musim MotoGP 2020.

Ia mengalami kecelakaan hebat di exit Tikungan 3 pada lap ke-22 balapan MotoGP Spanyol di seri pembuka Kejuaraan Dunia MotoGP 2020.

Turnamen German Open 2021 Resmi Dibatalkan, Covid-19 Jadi Penyebab

MotoGP 2021 : Alasan Sebenarnya Valentino Rossi Masih Simpan Dendam pada Marc Marquez

Marc Marquez menderita patah tulang lengan kanan tetapi ia mengambil risiko besar yang terbukti salah dengan berupaya kembali ke lintasan sama pada MotoGP Andalusia sepekan setelahnya.

Marquez terpaksa mundur di sesi latihan bebas karena lengannya membengkak.

Marc Marquez ungkap target untuk MotoGP 2020
Marc Marquez ungkap target untuk MotoGP 2020 (MOTOGP)

Comeback terlalu cepat itu diperburuk oleh kecelakaan domestik yang ia alami saat mencoba membuka pintu di rumahnya.

Marquez sejauh ini menjalani tiga kali operasi dan berpisah dengan dokter langganannya, Xavier Mir, demi menemukan kesembuhan untuk turun pada fase musim 2021 apapun.

Rossi Sulit Maafkan Marc Marquez, The Doctor Ucapkan Tak Mungkin

Menyadari bahwa dirinya absen efektif selama satu musim 2020 dan kesulitan keuangan yang dihadapi semua tim MotoGP akibat pandemi virus corona, Marc Marquez dilaporkan rela tak menerima bayaran untuk musim 2020.

Nilai kontrak Marc Marquez memang astronomis bagi seorang pebalap MotoGP. Juara dunia delapan kali tersebut dilaporkan menerima 15 juta euro atau sekitar 254 miliar rupiah per musim.

Halaman
12
Editor: M.Risman Noor
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved