Breaking News:

Berita Kalsel

VIDEO Revolusi Hijau di Kalsel, 10 Ribu Bibit Pohon Kayu Ulin Ditanam Serentak di Kalsel

Revolusi hijau di Kalsel, sebanyak 10 ribu bibit pohon kayu ulin yang merupakan kayu khas Kalimantan ditanam serentak di Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Sebanyak 10 ribu bibit batang kayu ulin yang merupakan kayu khas Kalimantan ditanam serentak di Kalsel. Bibit ditanam serentak di beberapa daerah di Kalsel.

Terang Kadis Kehutanan Kalsel Fatimatuzzahra usai penanaman pohon di Setdaprov Kalsel di Banjarbaru Jumat (12/2/2021) penanaman dilakukan di setiap kabupaten kota di Kalsel.

KPH Hulu Sungai misalnya dilakukan penanaman di Desa Mandapai sebanyak 450 batang bibit Ulin, 400 bibit di Kabupaten Tapin, dan 600 batang di Hulu Sungai.

Wilayah Balangan 100 batang ditanam di kebun raya Balangan. Selain itu 100 batang ditanam di Candi Agung Kabupaten Hulu Sungai Utara.

Baca juga: VIDEO Vaksinasi Covid-19 Tahap II di Kabupaten Tanahlaut, Wakil Rakyat Tala Ini Lega Bisa Divaksin

Baca juga: Banjir Kalsel, BPBD Kalsel Rampungkan Data Induk Kerusakan Dampak Banjir di Kalsel

Baca juga: Polda Kalsel Gandeng Kalangan Pemuda Tangkal Paham Radikal Terorisme dan Intoleransi

Sebanyak 500 batang juga ditanam di lahan masyarakat Halong dan Paringin. Sementara di KPH Tabalong sebanyak 500 batang ditanam di hutan kota Belimbing Raya dihadiri langsung oleh bupati.

Sedangkan di KPH Kayu Tangi ada 150 batang ditanam di Masjid Agung Banjarbaru, 25 batang di RTH Taman Kamboja Banjarmasin, 247 batang ditanam di stadion Demang Lehman Kabupaten Banjar, dan 864 batang ditanam di RTH Kehati Kabupaten Banjar.

Pada daerah pesisir, KPH Tanahlaut menanam sebanyak 400 batang, KPH Kusan Tanahbumbu di lahan perkantoran menanam 400 batang di hutan kota, KPH PLS (Pulau Laut Sebuku) di tanam 250 batang di hutan pendidikan SMA 2 Kotabaru.

Penanaman pohon Ulin ini jelas Aya panggilan akrabnya ditanam demi memperbanyak jumlah kayu Ulin di Kalsel. Dimana selama ini pihaknya kesulitan mendapatkan bibit kayu ulin karena persentase tumbuh ya sulit. Dari semua bibit yang ditanam yang tumbuh hanya dibawah 50 persen.

"Karenanya selain pengembangan dengan generatif, kita juga mengembangkan tanaman ini dengan teknik stek pucuk dan kultur jaringan, sudah dua tahun ini kita kembangkan bibitnya," jelasnya.

Sementara Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor mengatakan bibit kayu Ulin yang sudah ditanam takkan bisa dinikmati saat ini batangnya. Karena masa tanam yang relatif lama.

Namun dengan banyaknya pohon dapat semakin meningkatkan produksi oksigen yang menjadi bahan untuk bernafas manusia. Selain itu penanaman pohon merupakan program revolusi hijau yang dilakukan Pemprov Kalsel.

"Kalsel sudah diakui presiden sebagai provinsi dengan penanaman pohon terbanyak di Indonesia," ujarnya.

(banjarmasinpost.co.id/Milna Sari)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved