Breaking News:

Rajab 2021

Ustaz Khalid Basalamah dan Ustaz Somad Sepakat Tak Ada Amalan Khusus Bulan Rajab 1442 H & Rajab 2021

Ustaz Somad : Hadis Rasulullah tentang keutamaan bulan Rajab sahih, tetapi tak ada disebutkan tentang amalan khususnya.

Sripoku.com
Puasa Bulan Rajab 1442 H atau Rajab 2021 

Editor : Didik Trio Marsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID - Adanya amalan khusus di bulan Rajab 1442 H atau Rajab 2021, seperti mambaca doa dan puasa ternyata tak semuanya benar.
Ustadz Khalid Basalamah dan Ustaz Abdul Somad menyebut tak ada amalan khsus seperti puasa dan membaca doa tertentu di bulan Rajab.

Cuma disebutkan secara umum yaitu berpuasalah di bulan-bulan haram. Haram di sini berarti mulia, berasal dari kata Bahasa Arab, yaitu hurum, berarti kehormatan, mulia. Jadi bulan-bulan haram itu artinya adalah bulan-bulan mulia

Menurut Ustadz Khalid Basalamah soal keistimewaan dari bulan Rajab.

Seperti diketahui 1 Rajab 1442 H atau Rajab 2021 jatuh pada tanggal 13 Februari 2021.

Baca juga: Hari Ini 1 Rajab 1442 H, Saatnya Baca Doa-doa Rajab 2021, Sayyidul Istighfar 3 Kali Pagi dan Sore

Baca juga: LAPAZ DOA Puasa Rajab 1442 H di Rajab 2021, Angkat Tangan Baca: Rabbighfirlii Warhamni Watub`alayya

Baca juga: Ustaz Khalid Basalamah Berbicara Keistimewaan Bulan Rajab 2021, Allah Melarang Berbuat Maksiat

Rajab merupakan bulan ke tujuh dalam kalender hijriyah. Dalam kalender Hijriyah, bulan Rajab termasuk satu dari empat bulan mulia, yakni salah satu dari bulan haram (suci) yakni bulan yang begitu dimuliakan.

Berbagai amal-amal kebaikan dilakukan oleh umat muslim di seluruh penjuru dunia termasuk di Indonesia, salah satu amalan tersebut adalah melakukan puasa Rajab.

Karena bulan Rajab menandakan telah dekatnya bulan Ramadhan, maka banyak orang yang melakukan puasa di bulan yang mulia ini sebelum memasuki bulan suci Ramadhan.

Ustadz Khalid Basalamah melalui akun Instagram
Ustadz Khalid Basalamah melalui akun Instagram (@indonesiabertauhidofficial)

Dalam sebuah video ceramahnya, Khalid Basalamah menjelaskan tentang tafsir Surah Attaubah ayat 36 yang menjelaskan tentang larangan Allah berbuat maksiat di bulan-bulan haram ini.

“Artinya, itulah ajaran agama yang lurus, janganlah kalian menzalimi diri kalian di bulan-bulan mulia ini,” ujarnya menjelaskan terjemahan ayat tersebut.

Imam Qurtubi dalam sebuah tafsirnya tentang ayat ini menjelaskan bahwa siapa pun yang berbuat maksiat atau menzalimi dirinya di empat bulan mulia ini akan mendapatkan dosa yang berlipat ganda.

Halaman
123
Editor: Didik Triomarsidi
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved