Breaking News:

Berita HST

VIDEO Jembatan Putus Akibat Banjir Bandang di Desa Haliau Kabupaten HST

Jembatan gantung putus akibat banjir bandang di Desa Haliau, Kabupaten HST, Provinsi Kalsel, membuat petani sulit membawa karetnya ke seberang sungai.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Jembatan putus membuat warga Desa Haliau, Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), kesulitan mengangkut karet, hasil dari kebunnya.

Penyebabnya, dampak banjir bandang yang juga melanda desa di wilayah Kecamatan Batu Benawa ini, Kabupaten HST, Provinsi Kalimantan Selatan.

Pantauan Banjarmasinpost.co.id, Sabtu (13/22021), Jembatan gantung di Haliau HST ini mengalami patah di bagian tengah. Salah satu ujung tiangnya juga patah dan tiang pancangnya putus.

Supaya masih bisa digunakan para penyadap karet untuk menyeberang, warga berupaya menyambungnya dengan batang bambu.

Baca juga: Banjir Bandang HST Kalsel, Tanda Bekas Ketinggian Air Tertinggal di Dinding Rumah

Baca juga: Datang ke-5 Kali di HST, Icare Kaltim Bagikan Sembako dan Bangun Huntara untuk Warga Patikalain

“Minimal, bisa buat menyeberang saat mau menyadap karet,” tutur Arifin, warga setempat.

Namun untuk menyeberangkan karet, wargapun membuat rakit bambu untuk memilirkan ke seberang jembatan.

Warga juga membentangkan tali agar saat mengangkut karet pakai rakit bambu, lebih mudah melawan arus sungai.

Diketahui, seminggu setelah banjir bandang tersebut, petani telah melakukan aktivitas menyadap lagi.

Baca juga: Sumur Masih Tertutup Lumpur, Warga Desa Alat HST Terbantu Tim WASH PMI Pasok Air Tiap Hari

Pekerjaan ini merupakan sebagai mata pencarian harian, selain bercocok tanam di ladang.

Halaman
12
Penulis: Hanani
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved