Breaking News:

Berita Kabupaten Banjar

Wujudkan WBK Dan WBBM, Kepala LPKA Martapura Berkomitmen Menolak KKN

Kepala LPKA Martapura, Rudi Sarjono mengatakan, pihaknya berkomitmen menolak segala jenis praktik KKN mewujudkan WBK dan WBBM

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Eka Dinayanti
Humas LPKA Martapura
Kalapas Karang Intan, Wahyu Susetyo dan Kepala LPKA Martapura , Rudi Sarjono saat Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen bersama Pencanangan pembangunan Zona Integritas 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Guna mewujudkan Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBBM) dalam LPKA, Kepala LPKA Martapura, Rudi Sarjono mengatakan, pihaknya berkomitmen menolak segala jenis praktik KKN.

"Kami terus berkomitmen untuk menolak segala jenis praktik KKN dan meningkatkan pelayanan publik yang mudah, praktis serta gratis di dalam LPKA," kata Rudi, Sabtu (13/2/2021).

Untuk mewujudkannya, diperlukan kerjasama dan sinergitas, baik dari dalam yaitu seluruh skateholder maupun petugas dan dari luar dengan pihak-pihak terkait.

Saat ini LPKA Martapura menampung sekitar 37 orang anak didik pemasyarakatan (Andikpas) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas I Martapura di Jalan Pintu Air, Tanjung Rema Darat, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan dengan berbagai latar belakang dan karakter berbeda.

Baca juga: LPKA Martapura Ikuti Peringatan Hari Dharma Karyadhika secara Virtual

Baca juga: Angkut Pupuk, Truk Ini Terbalik saat Naik LCT di Pelabuhan Martapura Baru Banjarmasin

Baca juga: Komisi Tiga DPRD Kalsel Janji Rumuskan Perbaikan Jalan Pascabanjir

Untuk mencapai WBK dan WBBM di LPKA tentu tidaklah mudah.

Namun, dirinya percaya bisa mewujudkan pembangunan zona integritas.

Diketahui, baru-baru ini LPKA Martapura turut melakukan Penandatanganan Deklarasi Janji Kinerja dan Komitmen bersama Pencanangan pembangunan Zona Integritas.

"Kedepan, harapan saya, bisa mencapai WBK dan WBBM dengan melakukan perbaikan atau mengoreksi diri serta berinovasi lebih baik lagi guna mencapai tujuan tersebut," imbuhnya.

Sementara, Kepala Lapas Kelas IIA Karang Intan, Wahyu Susetyo mengungkapkan, pihaknya juga berkomitmen untuk memberikan pelayanan prima dalam setiap layanan yang diberikan kepada masyarakat.

"Untuk meraih WBK dan WBBM tersebut tentunya harus memenuhi komponen pengungkit yang terdiri enam program dan komponen hasil yang terdiri dua program serta lima pilar yang harus diupayakan untuk menuju predikat tersebut, diantaranya 3P + 2I, yaitu Produk, Policy, People atau SDM (3P) serta infrastruktur dan inovasi (2I), sesuai yang pernah diungkapkan Kepala Ombudsman RI Perwakilan Kalsel, Hadi Rahman," ujarnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved