Breaking News:

Berita Banjarmasin

Banjir Rusak Lahan Pertanian, Warga Alalak Batola Minta Bantuan Bibit ke Komisi Satu DPRD Kalsel

Komisi Satu DPRD Kalsel mendatangi Kabupaten Tanahlaut dan Barito Kuala pascabanjir, petani minta diberikan bibit karena banjir merusak lahan mereka

DPRD Kalsel
penyerahan bantuan oleh komisi satu DPRD Kalsel di kantor kecamatan Bati-Bati Tanahlaut 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Pascabanjir Kalsel, Komisi satu DPRD Kalsel mengecek kesiapan dan penanganan masa transisi tanggap darurat bencana banjir dan tanah longsor Kalsel.

Dua kabupaten yang didatangi yakni Kabupaten Tanahlaut dan Barito Kuala.

Terang Ketua Komisi I Hj Rachmah Norlias Minggu (14/2/2021) saat dialog bersama warga kecamatan Alalak Barito Kuala terdapat beberapa permasalahan di antaranya sarana dan prasarana jalan yang cukup rusak sehingga secara langsung berpengaruh terhadap roda perekonomian masyarakat.

Selain itu juga ada beberapa permintaan masyarakat petani agar dibantu diberikan bibit karena dampak banjir yang juga telah mengganggu lahan pertanian.

Baca juga: Komisi Tiga DPRD Kalsel Janji Rumuskan Perbaikan Jalan Pascabanjir

Baca juga: Banjir Kalsel, Kunjungan Kerja DPRD Kalsel Fokus Penanganan Pascabencana Banjir di Kalsel

Komisi satu DPRD Kalsel jelas Rachmah akan berkordinasi dan menyalurkan yang menjadi keluhan dan aspirasi masyarakat kepada pihak terkait, utamanya komisi di DPRD dan instansi yang menangani langsung.

"Penanganan pascabanjir ini, kelihatannya tidak bisa hanya satu Kabupaten yang menangani, juga harus melibatkan Provinsi dan Balai Jalan, karena banyak sarana dan prasarana dari Balai Jalan yang banyak mempengaruhi kemacetan-kemacetan dan pergerakan roda perekonomian ini," jelasnya.

Baca juga: FJPI Kalsel Sisir Desa Terisolir di Kabupaten Banjar Salurkan Bantuan ke Korban Terdampak Banjir

Baca juga: Kunjungi Korban Banjir Kalsel, Malam Hari Gubernur Antarkan Bantuan ke Datar Ajab HST

Tambah sekretaris komisi satu DPRD Kalsel H Suripno Sumas usai kunjungan ke Batibati Kabupaten Tanahlaut, pihaknya meminta agar data rumah rusak bisa segera diserahkan ke BPBD Kalsel.

"Kita berharap untuk segera menginventarisasi kerusakan rumah yang ada di daerah Kabupaten Tanah Laut ini untuk segera nanti diberikan ganti rugi dan nilai ganti ruginya akan dikategorikan menjadi 3, rusak berat, rusak sedang dan rusak ringan. Jika data sudah terkirim ke tingkat pusat sehingga pascabencana dari Badan Penanggulangan Nasional segera untuk merealisasi dan mencairkannya,"ujarnya.

Pada dua kesempatan tersebut Komisi I bersama BPBD Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan juga menyerahkan bantuan paket sembako yang diterima oleh perwakilan dari dua kecamatan tersebut.

Banjarmasinpost.co.id/Milna

Penulis: Milna Sari
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved