Kriminalitas Balangan

Penggadai Motor Kepala Desa di Kabupaten Balangan Diciduk Petugas Polsek Awayan

Penggadai motor kepala desa ditangkap petugas Polsek Awayan dan Polres Balangan di Desa Nungka, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, Provinsi Kalsel

Penulis: Isti Rohayanti | Editor: Alpri Widianjono
POLSEK AWAYAN UNTUK BPOST GROUP
Anggota Reskrim Polres Balangan bersama Unit Reskrim Polsek Awayan menangkap tersangka AN atas kasus dugaan penggelapan sepeda motor milik Desa Nungka, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Nekat melakukan penggelapan sepeda motor pada November 2019, tersangka AN, warga Desa Nungka, Kecamatan Awayan, Kabupaten Balangan, kini merasakan sel tahanan. 

Tersangka ditangkap saat Rabu (10/2/2021), pasca petugas Polsek Awayan, Balangan, Kalimantan Selatan, melakukan penyelidikan. Serta, didukung laporan masyarakat. 

Diketahui, tersangka AN diduga melakukan perkara tindak pidana penggelapan sebagaimana dimaksud dalam rumusan pasal 372 KUHPidana.

Kepala Polsek Awayan, Ipda Rahmadani, menerangkan, penangkapan AN di tempat tinggalnya, Desa Nungka, Kecamatan Awayan.

Baca juga: Insiden Kesetrum Kalsel, Pasang Jaringan Internet, 2 Pekerja di Balangan Tersengat Listrik, 1 Tewas

Baca juga: Tanam Pohon Ulin, Pj Sekda Sebut Kebun Raya Balangan Bakal Jadi Tempat Konservasi dan Penelitian

Penangkapan dilakukan anggota Reskrim Polres Balangan, bekerjasama dengan Unit Reskrim Polsek Awayan

"Tersangka telah kami amankan. Penangkapan dilakukan di rumah yang bersangkutan, sekitar pukul 23.30 Wita," ucap Ipda Rahmadani, Minggu (14/2/2021).

Di rumah tersangka AN pula, polisi mendapatkan barang bukti penggelapan tersebut. Lantas, tersangka bersama barang bukti langsung diamankan. 

Sedangkan barang bukti yang diamankan, yakni fotokopi BPKB sepeda motor Honda Revo atas nama Seketariat Daerah Kabupaten Balangan.

Baca juga: Senilai Rp 34 Miliar, Dana Tukar Guling dari PT Adaro di Balangan Direalisasikan Tahun Ini

Tersangka AN diduga menggelapkan kendaraan dinas milik desa. Barang bukti kendaraan, juga didapati di rumahnya. 

Selain itu, barang bukti lainnya yang turut diamankan adalah STNK sepeda motor yang sama.  

Kemudian, Ipda Rahmadani juga menerangkan kronologi kejadiannya. Pada November 2019, tersangka  meminjam sepeda motor milik desa itu dari Rustam, yakni Kepala Desa Nungka.

Kemudian, Rustam pun meminjamkan dan mengarahkan AN untuk mengambil sepeda motor ke rumahnya.

Baca juga: Gelar Balapan Liar di JalanA Yani, Remaja di Balangan Diamankan Polisi Lalulintas

Baca juga: Siap Dibuka, Wisata Kalsel Watu Badinding Balangan Tawarkan Sensasi Jalur Pegunungan

"Tiga hari kemudian, tersangka AN mengambil sepeda motor itu yang digunakan untuk mengurus pemilihan Kepala Desa. Setelah beberapa bulan terakhir, tidak ada terlihat sepeda motor tersebut," jelas Ipda Rahmadani. 

Kemudian, Rustam mendapat informasi dari rekannya bahwa sepeda motor digadaikan tersangja AN kepada orang lain.

Atas kejadian tersebut, pemerintahan Desa Nungka mengalami kerugian Rp 8.000.000 dan melaporkan kepolsek awayan guna proses lebih lanjut.

Polsek Awayan pun langsung melakukan tindakan. Hingga akhirnya tersangka AN diamankan.

(Banjarmasinpost.co.id/Isti Rohayanti)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved