Breaking News:

Berita Tabalong

Tertibkan Motor dengan Knalpot Bising, Satlantas Polres Tabalong Jaring 23 Pelanggar

Satltantas Polres Tabalong melakukan penertiban terhadap motor menggunakan knalpot brong. Hingga kini, sudah 23 motor pelanggar yang disita

Satlantas Polres Tabalong untuk BPost
Kasatlantas Polres Tabalong Iptu Narendra Rian Agusta saat menindak pengendara yang gunakan knalpot brong. 

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG-Penertiban terhadap kendaraan bermotor menggunakan knalpot brong yang mengeluarkan suara bising dilakukan jajaran Satltantas Polres Tabalong.

Bukan hanya didasari atas pengamatan, tetapi dalam upaya penertiban ini juga akan digunakan alat sound level meter untuk mengukur tingkat kebisingan knalpot.

Kapolres Tabalong AKBP M Mochdori, melalui Kasatlantas Iptu Narendra Rian Agusta, pihaknya sejak awal tahun tadi sudah ada melakukan penindakan terhadap kendaraan dengan knalpot brong ini.

"Terhitung dari awal tahun, total sudah ada 23 pelanggar knalpot brong," katanya.

Baca juga: Dikeluhkan Warga, Knalpot Blong dari Motor Balap Liar Diamankan Satlantas Polres Tanbu

Baca juga: Kapolresta Banjarmasin Kombes Rachmat Hendrawan Potong Knalpot Tak Standar

Baca juga: Pria Ini Tusuk Warga Mangkauk karena Ditegur Pakai Knalpot Nyaring, Ditangkap Nongkrong di Warung

Terhadap motor yang kedapatan memakai knalpot yang tak standar itu  dilakukan penyitaan.

“Motor itu disita karena knalpotnya tidak memenuhi syarat teknis dan laik jalan bagaimana di atur dalam pasal 285 Ayat 1 UU No 22 tahun 2009," tegasnya.

Hanya saja untuk saat ini masih diberikan kelonggaran, pelanggar bisa mengambil motornya namun harus  mengganti knalpot bising dengan knalpot standar pabrikan.

Ia pun mengimbau kepada masyarakat kabupaten Tabalong agar tidak menggunakan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi karena akan dikenakan hukuman dan denda sesuai Undang-Undang No 22 tahun 2009.

Baca juga: 64 Knalpot Racing Hasil Razia Dimusnahkan Satlantas Polres Kapuas

"Jadikan jalan raya aman dan nyaman untuk kita semua serta hormatilah pengguna jalan lainnya," ujar Narendra.

Sementara itu sesuai ketentuan, sanks yang bisa dikenakan bagi pelanggar berupa denda Rp 250 ribu atau dapat dipidana kurungan paling lama 1 bulan. (banjarmasinpost.co.id/dony usman)

Penulis: Dony Usman
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved