Breaking News:

Banjir di Kalsel

VIDEO Kisah Pedagang Pasar Terapung Lok Baintan Pasca Banjir Kalsel

Noorhayati, pemilik warung makanan dan minuman di samping dermaga Lok Baintan terdampak banjir yang merendam desanya.

Editor : Hari Widodo

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Noorhayati, pemilik warung makanan dan minuman di samping dermaga Lok Baintan hingga kini masih harus merasakan dampak bencana banjir.

Saat ini rumah yang dihuninya terdampak banjir dan mengalami kerusakan parah. Dinding rumahnya lepas, terkena gelombang kapal.

Ia pun kini tak lagi bisa membuka usaha warung makan milinya. Sudah dua bulan, sumber perekonomiannya itu tutup.

Itu karena lebih dahulu terendam dan paling belakangan genangan di rumahnya surut air banjirnya.

"Saya berharap bantuan karena tabungan yang ada tinggal sedikit untuk keperluan sehari-hari," katanya, Jumat (12/2/2021).

Sebelumnya saat berlakunya PSBB, empat bulan warungnya tutup karena larangan tak boleh berkerumun.

Selama ini, aktivitas pasar Terapung hanya warga Desa Lok Baintan dan warga tetangga desa yang memenuhi dan bertransaksi di pasar Terapung.

"Sebelum pandemi Covid-19, banyak turis yang datang. Bisa saja hingga 7 kapal disewa untuk melihat pasar terapung dari dekat," katanya. (banjarmasinpost.co.id / mukhtar wahid)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Hari Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved