Breaking News:

Berburu Tanaman Hias di Kertak Hanyar

Wisata Kalsel, Berburu Tanaman Hias Saat Pandemi Covid-19 di Kertak Hanyar

Maskser selalu digunakan penjual dan pembeli untuk cegah Covid-19 di pasar tanaman hias, Jalan A Yani Km 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Kalsel.

BANJARMASINPOST.CO.ID/APRIANTO
Rak, pupuk dan lainnya yang disediakan para penjual tanaman hias di kawasan Jalan A Yani Km 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, Minggu (14/2/20201). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pasar Tanaman hias di kawasan Jalan A Yani Km 7, Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan, buka setiap akhir pekan, mulai pagi hingga siang.

Pada akhirnya pekan, maka kawasan ini selalu ramai dengan aktivitas para pedagang dan pembeli.

Para pedagang berjejer di tepi Jalan A Yani pada jalur dari Kota Banjarmasin ke arah luar kota.

Situasi pandemi Covid-19, usaha para penjual ini justru meningkat. Mengingat, antusias masyarakat untuk memelihara Tanaman hias juga meningkat.

Baca juga: Wisata Kalsel, Pasar Tanaman Hias Hingga Bibit Pohon Buah di Kertak Hanyar

Baca juga: BTalk-Bisnis Tanaman Hias Berbunga di Masa Pandemi, Jenis Tanaman Ini Hits dan Diminati

Awalnya, setiap akhir pekan jumlah pedagang di pasar ini tidak sebanyak sekarang. 

Namun karena minat pembeli yang meningkat, pedagangnya juga bertambah. 

"Sebelum pandemi Covid-19, penjualnya hanya puluhan. Namun sekarang, bisa mencapai ratusan penjual," kata Rusli, pengunjung pasar, Minggu (14/2/2021).

Warga Kota Banjarmasin ini mengaku memang sering berkunjung ke pasar tersebut untuk mencari Tanaman hias.

Baca juga: Pebisnis Kaktus di Banjarbaru Ini Gencar Pasarkan Tanaman Hias Melalui Media Sosial

Baca juga: Balai Benih Gandeng Kebun Raya Banua untuk Membudidayakan Tanaman Hias di Kalsel

Adanya pasar yang kini semakin ramai, Rusli mengatakan, antara penjual dan pembeli tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

"Untuk pedagang di sini, memakai masker. Para pembelinya juga memakai masker," katanya.

Namun untuk jaga jarak di kawasan ini masih cukup sulit diterapkan karena kondisi pasar dengan adanya transaksi jual beli.

(Banjarmasinpost/Aprianto)

Penulis: Aprianto
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved