Breaking News:

Ekonomi dan Bisnis

VIDEO Usul Ganti Rugi di Sektor Peternakan Dampak Banjir di Kalsel

Pihak Disbunnak akan bantu peternak untuk mendapatkan dengan mudah bantuan modal usaha pasca usaha terdampak banjir Kalsel.

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Berupaya roda perekonomian di sektor peternakan tidak melemah karena dampak banjir, Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan membuat program.

Salah satunya adalah memfasilitasi bagi peternak supaya mudah untuk bisa mendapat akses ke perbankan, dalam hal mendapatkan pinjaman modal usaha pasca Banjir di Kalsel.

"Mereka (para peternak dan petani kebun) pun berharap tak hanya diberikan bantuan bibit hewan ternak dan pakannya, namun juga bisa diberikan kemudahan dalam mengakses ke perbankan. Permasalahan ini yang harus diatasi dengan cepat, demi kelangsungan usaha mereka. Petani dan peternak berharap meminta kemudahan mendapatkan pinjaman kredit tanpa bunga,” ungkap Kepala Disbunnak Kalsel, Hj Suparmi, Minggu (14/2/2021).

Apalagi, menurut dia, peternak adalah salah satu tulang punggung menjaga ketersediaan pangan asal hewan di Kalsel.

Baca juga: Dampak Banjir dan Hujan Terus Menerus, Ratusan Ternak Unggas Petani di Banjarbaru Mengalami Kematian

Baca juga: VIDEO Transaksi di Pasar Hewan Pelaihari Susut Drastis

“Roda perekonomian sendiri khususnya pada sektor peternakan jangan sampai terhenti. Selain memberikan bantuan bibit, kami juga mendorong bagaimana peternak bisa mengembangkan usaha lebih bagus lagi, sehingga di Kalsel ini terjaga ketahanan pangan dan kemandirian pangan," sebut Suparmi.

Karena itu, Suparmi berharap peran perbankan juga diharapkan mendukung program pemulihan di sektor peternakan.

Diketahui, Kalsel sebagai lumbung ternak sapi dan kerbau serta unggas, juga terdampak akibat bencana banjir.

Tak hanya infrastruktur dan areal pertanian dan perkebunan masyarakat yang porak-poranda diterjang banjir, namun juga berdampak pada hewan ternaknya.

Baca juga: Pola Ternak Sapi di Perkebunan Kelapa Sawit di Kalsel Jadi Percontohan

Baca juga: Tekan Biaya Pakan, Peternak Ayam di Tanahlaut Gunakan Jagung dan Bungkil Sawit

Data dirilis Disbunnak Kalsel, yang terdampak hingga Februari tadi di Kalsel ada sapi 1.900 ekor lebih, ayam buras 88.000 ayam petelur 11.000, dan itik 23.000.

"Cukup lumayan. Dan ini selain dimintakan dana modal dari perbankan, harus ditangani untuk diusulkan dana ganti kerugian dari tiga sektor pendanaan. Yakni dari sharing kabupaten kota, dan APBD Pemprov Kalsel dan juga disusulkan dari Dirjen Peternakan Hewan," kata Suparmi.

Pihaknya berharap kerugian bisa diganti penuh. Namun tentunya bisa melihat dari kondisi anggaran yang tersedia.

"Kami harus gotong royong untuk memulihkan ini, sehingga kecemasan lantaran kehabisan modal untuk melanjutkan usaha peternakan setelah banjir melanda 11 kabupaten dan kota di Kalsel sejak pertengahan Januari 2021," beber Suparmi.

(Banjarmasinpost.co.id/Nurholis Huda)

Penulis: Nurholis Huda
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved