Breaking News:

Serambi Mekkah

Biaya Parkir di RSUD Ratu Zaleha Martapura Digratiskan Pemkab Banjar

Parkir gratis di RSUD Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, bertujuan meringankan beban pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan

MC PEMKAB BANJAR
Pemerintah Kabupaten Banjar gratiskan parkir kendaraan di RSUD Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pungutan biaya parkir kendaraan bermotor di kawasan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ratu Zalecha (Raza), Kota Martapura, digratiskan Pemerintah Kabupaten Banjar.

Bupati Banjar H Khalilurrahman yang mencanangkan pelaksanaan dimulainya bebas parkir gratis tersebut,  Selasa (16/2/2021).

Fasilitas kesehatan publik ini berada di Jalan Menteri Empat, Kelurahan Keraton, Kecamatan Martapura,  Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan.

Bupati Banjar H Khalilurrahman, mengatakan, pencanangan parkir gratis di RSUD Ratu Zalecha adalah untuk meringankan beban pasien dan keluarga pasien yang menjalani pengobatan di rumah sakit.

"Selama ini parkir di Rumah Sakit Ratu Zalecha adalah ilegal dan dipungut oleh orang yang tidak bertanggung jawab dan bukan dari pemerintah daerah," kata Bupati Banjar yang akrab disapa Guru Khalil ini.

Bupati H Khalilurrahman saat menyampaikan tentang kebijakan menggratisan parkir kendaraan di RSUD Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
Bupati H Khalilurrahman saat menyampaikan tentang kebijakan menggratisan parkir kendaraan di RSUD Ratu Zalecha, Kota Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. (MC PEMKAB BANJAR)

Kemudian, Guru Khalil menjelaskan, dengan adanya parkir gratis ini, maka pasien dan keluarga pasien yang berobat di RSUD Ratu Zalecha tidak terbebani uang tambahan.

"Setiap kali keluar rumah sakit, mereka selalu diminta bayar oleh penjaga parkir," katanya. 

Direktur RSUD Ratu Zalecha, Tofik Norman Hidayat, menambahkan, sesuai dengan keinginan pemerintah daerah bahwa parkir RSUD Raza digratiskan dan selamanya gratis.

"Penggratisan parkir ini karena keluhan dari masyarakat dan mereka merasa terbebani dengan pembayaran parkir tersebut," ujarnya.

Masih kata Tofik Norman Hidayat, rumah sakit milik pemerintah daerah tentunya banyak pasien yang datang.

Kemudian sebagian yang berkunjung ada pula dari kalangan masyarakat yang tidak mampu.

"Apalagi saat ini situasi pandemi dan banjir. Jadi, ini murni ini untuk meringankan beban masyarakat," harapnya.  (AOL/*)

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved