Breaking News:

Kriminalitas Kalteng

Polisi Bekuk Pembobol Rumah Kosong di Palangkaraya Kalteng Menjarah Brankas Perhiasan Berlian

Dua pelaku pembobol rumah kosong di Jalan Intan II Kelurahan Menteng Palangkaraya Kalteng yang menjarah brankas perhiasan berlian, berhasil diringkus.

banjarmasinpost.co.id/Fathurahman
Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Dua pelaku pembobol rumah kosong di Jalan Intan II Kelurahan Menteng Palangkaraya, Kalteng yang menjarah brankas perhiasan berlian, berhasil diringkus polisi.

Kasus pencurian yang terjadi  pada Rabu, (27/1/2021) yang dilakukan dua orang pelaku TA (36), dan WR (33) diungkap oleh Kapolresta Palangkaraya, Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri.

Dalam kasus pencurian tersebut kedua pelaku berhasil membobol sejumlah barang milik korban, yakni satu buah brankas, telepon selular, dua buah cincin berlian dan dua pasang anting berlian.

Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri, Selasa (16/2/2021) mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pendalaman kasus pencurian yang dilakukan TA (36) dan WR (33).

Baca juga: Pilkada Kalteng, Hari Ini Mahkamah Konstitusi Sidang Sengketa Pilgub Kalteng dan Pilbup Kotim

Baca juga: Teror Buaya Mengancam, Aktivitas Kelotok Penyeberangan Samuda-Pulau Hanaut Kotim Tetap Ramai

Baca juga: Pelantikan Bupati Tanahbumbu dan Wakil Bupati Tanahbumbu Terpilih Batal Digelar Besok

Selain itu juga menyita barang bukti satu buah brankas, telepon genggam, dua buah cincin berlian dan dua pasang anting berlian milik korban.

Hasil introgasi, awalnya tersangka TA mengaku ingin membeli rokok, kemudian dia melihat sebuah rumah yang terlihat sepi dan kosong tanpa penghuni sehingga muncul niat untuk menggarong rumah tersebut.

"Saat itu, pelaku TA langsung menuju jendela di sebelah rumah korban dan mencongkel jendela tersebut dengan menggunakan linggis," urai Kapolresta Palangkaraya Kombes Pol Dwi Tunggal Jaladri.

"Dia kemudian berhasil masuk dan mengambil satu buah brankas yang berisikan delapan buah perhiasan dan dua unit telepon selular serta satu unit earphone," ujarnya.

Kapolresta menambahkan, barang curian tersebut kemudian dijual oleh tersangka dengan mendapatkan hasil sebesar Rp15.600.000,- dan dari hasil penjualan barang curian tersebut dibagi rata kepada masing-masing tersangka.

"Kedua tersangka di kenakan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan ancaman kurungan penjara selama lima tahun penjara," ujar Jaladri.

(banjarmasinpost.co.id / faturahman)

Penulis: Fathurahman
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved