Breaking News:

HSU Mantap

Lapas Amuntai Canangkan WBK dan WBBM 

Pegawai Lapas Amuntai di Kota Amuntai Kabupaten HSU canangkan zona integritas menuju WBK dan WBBM untuk membangun kualitas kinerja lembaga yang baik.

PEMKAB HSU
Pencanangan zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan Aula Lapas Amuntai, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, AMUNTAI - Lembaga Pemasyarakatan kelas IIB Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan, melakukan janji kinerja di Aula Lapas Amuntai.

Sekaligus pula, pencanangan zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Kegiatan ini dimaksudkan untuk membangun kualitas kinerja lembaga yang baik.

Pasalnya, Lapas Kelas IIB Amuntai merupakan salah satu unit pelaksana teknis dari Kementerian Hukum dan HAM yang berusaha membangun zona integritas menuju WBK dan WBBM.

Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Amuntai, Dwi Hartono, dalam sambutannya, mengatakan, diperlukan komitmen bersama pegawai dan dukungan dari pemerintah agar tahapan menuju WBK dan WBBM ini bisa tercapai.

"Memang, kita harus punya komitmen bersama, baik pegawai Lapas maupun dukungan pemerintah, agar bisa tercapai," ujarnya.

Suasana dalam acara pencanangan zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan Aula Lapas Amuntai, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU),  Kalimantan Selatan.
Suasana dalam acara pencanangan zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan Aula Lapas Amuntai, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. (PEMKAB HSU)

Ia berharap, dengan adanya zona integritas ini nantinya bisa menuju wilayah bebas korupsi, sehingga terciptanya wilayah birokrasi yang bersih dan melayani di Lapas Amuntai, Kabupaten HSU.

"Di 2021 ini, kami beserta jajaran berupaya memperbaiki kekurangan yang ada di 2020 lalu dalam pelayanan masyarakat, maupun warga binaan," imbuhnya.

Selain itu, lanjutnya, tentu juga akan meningkatkan kinerja Lapas dan bisa memberikan pelayanan publik dengan setulus hati agar bisa mencegah terjadinya praktik KKN (Korupsi, Kolusi dan Nepotisme).

Tampak hadir pada acara tersebut, Kalapas Tanjung, Kepala BNNK dan sejumlah pejabat unsur Forkopimda.

Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan dan Barang Rampasan Negara, Keamanan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Kalsel, Sanni, menyampaikan, bahwa WBK ini adalah awal mula perjalanan.

Foto bersama setelah pencanangan zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan Aula Lapas Amuntai, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU),  Kalimantan Selatan.
Foto bersama setelah pencanangan zona integritas WBK dan WBBM di lingkungan Aula Lapas Amuntai, Kota Amuntai, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU), Kalimantan Selatan. (PEMKAB HSU)

Dikatakannya, perubahan pola pikir dan budaya kerja, diharapkan dapat membantu terwujudnya WBK.

Selain itu, Kalapas pun diharapkan memiliki strategi dalam melaksanakan kinerja agar dapat meraih WBK dan WBBM. (aol/*)

Penulis: Reni Kurnia Wati
Editor: Alpri Widianjono
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved