Breaking News:

Serambi Mekkah

Pemkab Banjar Bahas Penanggulangan Kemiskinan Dampak Covid-19 dan Pasca Bencana Banjir

Wakil Bupati Banjar minta dilakukan perbaikan pasca bencana banjir terhadap rumah rusak, rumah hilang, bantuan untuk sektor pertanian dan peternakan.

Penulis: Mukhtar Wahid | Editor: Alpri Widianjono
MC PEMKAB BANJAR
Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur (kiri) saat memimpin Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Barakat, Setda Kabupaten Banjar, Kota Martapura, Kalimantan Selatan, Selasa (16/2/2021). 

Editor: Alpri Widianjono

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar menggelar Rapat Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah di Aula Barakat, Setda Banjar, Kota Martapura, Kalimantan Selatan, Selasa (16/2/2021) lalu.

Rakor tersebut guna mengevaluasi pelaksanaan program percepatan penanggulangan kemiskinan, pemulihan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan pasca bencana banjir.

Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur memimpin rakor tersebut, didampingi Sekda Banjar HM Hilman, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat H Masruri, para Kepala SKPD, pimpinan Bank Kalsel Cabang Martapura, Direktur PDAM Intan Banjar.

Wakil Bupati Banjar H Saidi Mansyur selaku Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah Kabupaten Banjar menginginkan ada langkah-langkah ke depan melakukan perbaikan kerusakan infrastruktur akibat banjir.

"Ada wacana kita ke depan dan ulun (saya) menginginkan ada langkah-langkah ke depan dan secara nyata perbaikan infrastruktur, seperti rumah rusak, rumah hilang dan bantuan sosial dari sektor pertanian dan peternakan," katanya.

Selain itu, Saidi Mansyur menginginkan adanya fasilitas permodalan yang memudahkan masyarakat untuk berwirausaha.

"Fasilitasi permodalan untuk UMKM, salah satu program unggulan kami, agar nantinya masyarakat dalam mencari permodalan mendapat kemudahan dari Pemerintah," harapnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Banjar, Hj Galuh Tantri Narindra, menjelaskan, angka pengangguran di Kabupaten Banjar.

Menurutnya, angka pengangguran terbuka tahun 2020 setelah Covid-19 jumlah keseluruhan pengangguran 15.252 orang, jumlah angkatan kerja 315.541 orang.

"Jadi dapat disimpulkan pengangguran terbuka tahun 2020 setelah Covid-19, yaitu 4,83 persen,” jelas Tantri. (AOL/*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved