Breaking News:

Banjir di Kalsel

Banjir Kalsel, Sektor Wisata HST Rugi Rp2 Miliar, Tersisa Wisata Air Panas Hantakan Bisa Dikunjungi

Banjir Kalsel, banjir bandang hancurkan sejumlah objek wisata di Kabupaten HST. Kerugian sektor wisata HST ditaksir Rp2,2 miliar lebih.

Penulis: Hanani | Editor: Syaiful Akhyar
istimewa
Wisata Kampung Bambu di Tandilang, Kecamatan Batangaali Timur, Kabupaten HST. Objek wisata ini masih bisa dikunjungi karena tak terdampak banjir bandang banjir Kalsel. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARABAI - Banjir Kalsel, banjir bandang di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (Kabupaten HST), menghancurkan sejumlah objek wisata di Kecamatan Batu Benawa dan Kecamatan Hantakan.

Infrastruktur yang dibangun baik oleh pemerintah maupun swasta, kini rusak berat. Pemkab HST melaporkan kerugian di sektor wisata ditaksir sekitar Rp2.247.500.000 atau Rp 2,2 miliar lebih

“Hampir semua infrastrukrur objek wisata rusak parah. Yang tidak terdampak hanya objek wisata air panas di Kecamatan Hantakan,”kata Kepala Dinas Olahraga dan Pariwisata HST Wahyudi Rahmat,  Jumat (19/2/2021).

Dirinci, wisata alam yang mengalami ke rusakan antara lain, Pagar Batubenawa, Gua LImbuhang, Manggasang, Baruhbunga dan Riam Bajandik.

Baca juga: Terdampak Banjir Kalsel, Tahun 2022 Komoditas Jeruk Madang Diprediksi Langka di Provinsi Kalsel

Baca juga: Gelar Operasi Yustisi, Petugas Gabungan di Tabalong Sasar Pasar dan Tempat Ibadah

Sejumlah fasitas pendukungnya berupa bangunan rusak parah, sehingga sementara ini belum bisa dikunjungi wisatawan.

Saat ini di Kabupaten HST objek wisata yang masih bisa dikunjungi,  Taman Outbond Baruh Bunga Desa Haliau dan objek wisata kolam pemandian air panas Hantakan. Objek wisata tersebut dikelola pribadi oleh warga HST.

“Soal kerusakan parah infrastruktur dan untuk pemulihkan kembali sektor wisata, kami sudah melaporkannya ke Pemprov Kalsel yang telah dilanjutkan ke Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif," tambahnya.

Meski objek wisata di dua Kecamatan tersebut terdampak parah dan saat ini belum bisa dikunjungi, namun Kabupaten HST masih memiliki kawasan wisata lain, yaitu di Kecamatan Batangalai Timur.

DI kecamatan tersebut, beberapa objek wisata yang masih bisa dikunjungi, antara lain wisata sungai di Desa Natih, dan objek wisata Kampung Bambu di Tandilang yang juga dikelola swadaya masyarakat.

(banjarmasinpost.co.id/hanani)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved