Breaking News:

Berita Tapin

Sempat Berbincang dengan Jokowi, Warga Desa Pipitak Jaya Tapin ini Selalu Terngiang Ucapan Presiden

Setelah resmikan Bendungan Tapin, Presiden Joko Widodo pamit dan berikan langsung hadiah kepada masyarakat Dayak di Desa Pipitak Jaya

banjarmasinpost.co.id/stan
Presiden Joko Widodo saat bertemu dan melihat rumah warga yang berada di Dekat Bendungan Tapin 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO.ID, RANTAU - 24 jam sudah berlalu sejak kunjungan Presiden Jokowi di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani, Kabupaten Tapin.

Setelah meresmikan Bendungan Tapin, Presiden Joko Widodo pamit dan berikan langsung hadiah kepada masyarakat Dayak di Desa Pipitak Jaya, Kecamatan Piani yang tinggal dekat Bendungan Tapin.

Salah satu ucapannya yang masih terngiang di telinga warga yang bertemu dengan Jokowi saat membagikan sembako dan buku yakni "Belajar yang baik. Terimakasih semuanya. Assalamualaikum".

Sepenggal kalimat itu membawa kesan mendalam bagi salah satu warga yang menerima hadiah dari Presiden, yakni Rusnawati, salah satu anak yang menerima buku dari presiden.

Baca juga: Jokowi Ke Kalsel Resmikan Bendungan Tapin, Warga Berharap Jalan ke Rantau Diperbaiki

Baca juga: Aktivitasnya Terbongkar, Calo Pekerja Migran Ilegal di Tapin Kalsel Ini Ngaku Hanya Merekrut

Baca juga: Muspika Bersama TNI Polri di Tapin Gelar Jumat Bersih, Gotong Royong Bersihkan Drainase

Selain Rusnawati, Presiden juga sempat berbincang dengan Haristian terkait rumah yang direlokasi dari bendungan.

Bahkan orang nomor satu di Indonesia ini sempat menengok ke dalam rumah anaknya untuk memastikan ganti untung warga terdampak rendaman bendungan.

"Sangat berkesan, rasa mimpi bisa bertemu langsung. Tadi saya sampaikan dan saya minta akses jalan dari Kota Rantau (Ibu kota Tapin) menuju bendungan harus nyaman, pariwisata, dan tadi juga saya sampaikan tentang sulit jaringan dan internet di sini untuk komunikasi atau pendidikan, langsung disampaikan Presiden Jokowi ke orang di sampingnya, tolong dicatat katanya," ujarnya.

Sementara itu, Sesepuh Masyarakat Dayak di Tapin, Rusdiansyah mengatakan Jokowi adalah Presiden Indonesia yang pertama kali ditemuinya, meskipun sesaat, dia merasa senang dan berterimakasih.

Baca juga: Operasi Jaran Intan Polres Tabalong, 8 Pelaku Curanmor Diamankan, Satu Diantaranya Perempuan

Baca juga: Dicabuli Ayah Tiri, Bocah dari Astambul Banjar Ini Trauma, Kini Ditangani Psikolog RSUD Raza

"Terimakasih kepada Jokowi, adapun hal yang ingin saya sampaikan andai bisa bercakap tadi. Pertama tentang Balai Adat yang saat ini masih belum berdiri, sudah 3 Tahun kami tidak melaksankan aruh (kegiatan kebudayaan masyarakat dayak) serta perhatian khusus tentang pariwisata, karena menurut saya di sini selain pemandangan alam, seni budaya khas di sini adalah nilainya lebih menarik pengunjung nantinya," ujarnya.

Hal senada juga disampaikan ketua RT II Desa Pipitak Jaya, Yandi yang mengatakan masyarakat berharap dialirkan listrik ke sebagian rumah warga.

"Sejak berpindah ke rumah yang saat ini, beberapa rumah belum dialiri listrik. Sebagai warga setelah sekian tahun, ada yang bermodal membeli kabel panjang dan mengaitkan ke rumah warga yang sudah mempunyai listrik," ujarnya

(Banjarmasinpost.co.id/Stan)

Penulis: Stanislaus Sene
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved