Breaking News:

Banjir di Kalsel

Terdampak Banjir Kalsel, Tahun 2022 Komoditas Jeruk Madang Diprediksi Langka di Provinsi Kalsel

Tahun depan pada 2022, Provinsi Kalsel diprediksi bakal mengalami kelangkaan jeruk khususnya varietas jeruk madang karena terdampak banjir Kalsel

Humas DPRD Kalsel
Anggota Komisi I DPRD Kalsel, Fahrani. 

Editor: Syaiful Akhyar

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Tahun depan pada 2022, Provinsi Kalimantan Selatan (Provinsi Kalsel) diprediksi bakal mengalami kelangkaan jeruk khususnya varietas jeruk madang.

Hal itu diketahui dari hasil temuan DPRD Kalsel jika hampir semua lahan kebun jeruk Madang milik warga di Kabupaten Banjar yakni di Kecamatan Astambul dan Sungai Tabuk terendam banjir sehingga rusak dan mati.

"Kalau di Astambul itu di Desa Sungai Tuan, kalau di Sungai Tabuk itu di Lok Buntar dan Lok Baintan, hampir semua terendam," ujar anggota Komisi I DPRD Kalsel, Farhrani Jumat (19/2/2021).

Padahal ungkap Fahrani hampir semua warga di dua kecamatan tersebut menggantungkan diri dari kebun jeruk dan pertanian padi.

Baca juga: Penjabat Gubernur Kalsel Tinjau Vaksinasi Covid-19 Tenaga Kesehatan di RSUD Ulin Banjarmasin

Baca juga: Kepala Kejaksaan Tinggi Kalteng Berganti, Iman Wijaya Resmi Pimpin Kejati Kalteng Gantikan Mukri

Baca juga: Sertijab Berlangsung Daring, Faried Fakhmansyah Resmi Jabat Plh Bupati HST

Hasil kebun jeruk juga tak hanya untuk memenuhi kebutuhan Kalimantan Selatan namun juga Kalimantan Tengah dan provisi tetangga hingga Jawa.

Parahnya lagi bantuan bibit dari Kementerian Pertanian beberapa waktu tak mengcover untuk petani jeruk. Akibatnya kini petani yang lahan jenuh jeruknya sudah rusak kesulitan mencari bibit jeruk dan bibit jeruk yang mulai langka.

Diperkirakan ujar Fahrani sekitar 70 persen kebun jeruk rakyat rusak terdampak banjir.

"Kemungkinan tahun depan buah jeruk di Kalsel langka, terutama produksi lokal limau madang yang punya ciri khas tersendiri," tambahnya.

(banjarmasinpost.co.id/Milna)

Penulis: Milna Sari
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved