Breaking News:

Berita Tanahlaut

Ketua Komisi II DPRD Tanahlaut Reses Gelar Donor Darah di Kecamatan Batuampar Tanahlaut

Ketua Komisi II DPRD Tanahlaut, Edi Porwanto gelar donor darah saat reses di Desa Damit, Kecamatan Batuampar Kabupaten Tanahlaut.

DA Junaidi untuk banjarmasinpost.co.id
Reses anggota DPRD Tanalaut, Edy Porwanto di Desa Damit, Kecamatan Batuampar Tanahlaut, Sabtu (20/2/2021) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI - Keterbatasan stok darah di Kabupaten Tanahlaut menjadi perhatian khusus anggota DPRD Tanahlaut, Edi Porwanto.

Ketua Komisi II DPRD Tanahlaut yang juga membidangi kesehatan ini pun berinisiatif menggelar donor darah saat melaksanakan reses di Desa Damit, Kecamatan Batuampar, Sabtu sore kemarin.

"Kami sangat mengapresiasi langkah Pak Edi itu, yang memanfaatkan reses untuk sekaligus melaksanakan donor darah karena saat ini stok darah memang tipis," ucap Marliana, wakil ketua Bidang Humas dan Hubungan Antarlembaga PMI Tala, Minggu (21/2/2021).

Ia mengatakan langkah Edi Porwanto tersebut perlu ditiru wakil rakyat lainnya dalam upaya mendorong jiwa sosial elemen masyarakat melalui aksi donor darah.

Baca juga: Pohon Ulin di Tanahlaut Semakin Langka, Kepala KPH Tala Sebut Tiga Kilometer Masuk Hutan Baru Ada

Baca juga: Kota Banjarbaru Jalankan Program Sekolah Bergerak, 10 Sekolah Jadi Percontohan Sekolah Bergerak

Baca juga: Oprit Jembatan Penghubung Desa Halong-Hayup Tabalong Ambrol, Akses Sempat Terputus

 

Dikatakannya, sejak adanya pandemi covid-19 minat masyarakat mendonorkan darah menjadi teramat rendah. Keadaan itu berimplikasi langsung terhadap ketersediaan stok darah di PMI Tala.

Karenanya diperlukan peran semua pihak untuk kembali mendorong masyarakat agar terbiasa donor darah.

PMI Tala saat ini melayani dua rumah sakit pemerintah dan tiga rumah sakit swasta. Kebutuhan per bulan selama ini sekitar 350 hingga 400 kantong. Sementara itu ketersediaan di markas PMI Tala susut signifikan sejak pandemi.

"Alhamdulillah kemarin di lokasi reses Pak Edi di Desa Damit, kami mendapatkan sembilan kantong darah," sebut Marliana.

Dikatakannya, pendaftar donor darah sebenarnya cukup banyak yakni 17 orang. Namun sebagiannya tak memenuhi syarat antara lain karena tekanan darah tak mencukupi.

Reses di Desa Damit itu pun berlangsung lancar dan mendapat animo tinggi masyarakat setempat. Seperti biasa, selain menyerap aspirasi masyarakat, Edi juga membagikan beras premium untuk warga yang hadir.

Halaman
12
Penulis: Idda Royani
Editor: Syaiful Akhyar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved