Breaking News:

Berita Banjarmasin

Pergi Memancing, Warga Desa Astambul Kabupaten Banjar Kesetrum hingga Merenggut Nyawanya

Niat warga Desa Astambul untuk memancing tak kesampaian, ia ditemukan tewas di lokasi memancing diduga karena kesetrum

istimewa
AR(43), meregang nyawa akibat tersengat arus listrik saat memancing di Desa Tambak Baru, Martaputa Kota, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan 

Editor: Eka Dinayanti

BANJARMASINPOST.CO ID, MARTAPURA - Naas tak dapat dihindari AR (43), warga Sungai Putat Desa Astambul Kota, Astambul, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Pergi memancing, AR malah meregang nyawa.

Peristiwa berawal dari AR (43) berangkat dari rumahnya sendirian.

Namun, sebelum pergi AR (43), Sabtu (20/2/2021) sekitar pukul 15.00 wita bertemu dengan Supiani (56) di Pasar Pisang, Astambul, Kabupaten Banjar.

"Berdasarkan informasi yang diberikan, diketahui korban yang merupakan keponakan Supiani berniat hendak pergi memancing," kata Kapolsek Martapura Kota, AKP Suroto melalui Kanit Reskrim Iptu B Munthe, SH, Minggu (21/2/2021).

Baca juga: Mengidap Kanker Nasofaring, Warga Martapura Ini Tak Bisa Bicara dan Mendengar Lagi

Baca juga: Kelurahan Sungai Paring dan Desa Sungai Sipai Percontohan PPKM Mikro di Kabupaten Banjar 

Setelah sempat berbincang keduanya berpisah.

Supiani pergi membeli gas dan korban berangkat ke Desa Tambak Baru, Martaputa Kota, Kabupaten Banjar.

Lalu, ada seorang warga yang datang menemui Supiani dan memberitahukan perihal kejadian yang menimpa keponakannya.

Mendengar kabar tersebut, Paman korban langsung berangkat dan mendatangi tempat kejadian dan menemukan korban sudah tidak bernyawa.

Baca juga: UPT Kebersihan PUPR Batola Harapkan Warga Sadar Buang Sampah Pada Tempatnya

"Diduga saat hendak melemparkan pancingannya ke sungai, pancingan tersebut malah tersangkut di kabel yang berarus listrik tegangan tinggi," tutur Munthe.

Dari hasil identifikasi tidak ditemukan luka terbuka maupun luka lebam di tubuh korban akibat penganiayaan .

Dan sesuai permintaan pihak keluarga yang tidak ingin dilakukan otopsi luar maupun dalam serta surat pernyataan untuk tidak diautopsi, Korban pun langsung dibawa pulang ke rumahnya.

(Banjarmasinpost.co.id/Siti Bulkis)

Penulis: Siti Bulkis
Editor: Eka Dinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved